Terkait Kasus Sekretaris Satpol PP Gowa Pukul Warga, Ini Sikap Bupati Dan Kasatpol PP Gowa

  • Bagikan

GOWA – Peristiwa pemukulan yang dilakukan Mardani Hamdan, yang belakangan diketahui menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gowa. Peristiwa yang selanjutnya viral di media sosial menjadi tamparan keras bagi pemerintah Kabupaten Gowa.

Peristiwa ini bahkan memaksa Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Yasin Limpo untuk turut angkat suara. Melalui laman instagram miliknya, orang nomor satu di Kabupaten Gowa ini mengunggah gambar kampanye Stop Kekerasan. Tak lupa, dirinya menulis keterangan yang cukup panjang.

Baca Juga :  Mulai Melaksanakan Tugasnya, PJS Walikota Bontang Punya 3 Prioritas Utama

Adnan menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir tindak kekerasan, terlebih aksi kekerasan dilakukan oleh perangkat pemerintahan.

“Sejak awal dilakukannya penertiban PPKM, saat memimpin apel, saya selalu katakan kedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar,” tulis Alumni Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin ini.

Untuk selanjutnya, dirinya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polres Gowa.

Baca Juga :  Soal Pilihan Pilkada, Pengurus Daerah Al Wasliyah Medan: Tidak Ada Pilihan Khusus Pada Calon Tertentu

Senada dengan Bupati, Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro pun turun tangan. Alimuddin Tiro yang ditemui di Kantor Bupati Gowa mengucapkan permohonan maaf atas nama instansi serta pribadinya.

“Izinkan kami atas nama Kepala Satpol PP Gowa menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya¬† khususnya kepada korban,” kata Alimuddin, dikutip dari fajar.co.id, Kamis (15/07/2021).

Baca Juga :  Dinas SDA DKI Jakarta akan mengeruk 30-an Waduk untuk Penanggulangan Banjir

Terkait kelanjutan peristiwa ini, dirinya mempercayakan semuanya kepada Polres Gowa. Terlebih, korban sudah memasukkan laporan atas aksi penganiayaan yang menimpanya. (*)

Editor: Redaksi
  • Bagikan