Tak Cuma Narkotika, Beberapa Hal Juga Bisa Bikin Ketagihan

  • Bagikan

“Alkohol dan Narkotika bukan satu-satunya barang yang bisa menyebabkan seseorang kecanduan”

Penggunaan narkotika atau obat-obatan (Narkoba) terlarang masih menjadi masalah serius yang harus diahadapi dunia. Pada 2014 diperkirakan 21,5 juta orang Amerika Serikat (AS) berusia 12 tahun atau lebih mengalami kecanduan terhadap alkohol atau obat-obatan.

Meski demikian, alkohol dan narkotika bukan satu-satunya barang yang bisa menyebabkan kecanduan para penggunanya. Nyatanya terdapat beberapa hal yang tidak terduga yang dapat membuat penggunanya merasa ketergantungan. Merangkum dari Everyday Health, berikut 8 hal yang dapat menyebabkan kecanduan pada manusia.

Judi

Judi adalah salah satu yang paling mirip dengan kecanduan narkoba dan alkohol. American Psychiatric Association (APA) mengklasifikasikan kecanduan judi sebagai gangguan adiktif. Studi menunjukkan bahwa kecanduan judi menyerang area otak yang sama dengan kecanduan narkoba.

Baca Juga :  Pemprov DKI Kembali Buka 10 Kawasan Khusus Pesepeda

Seks

Perilaku seksual adiktif atau gangguan perilaku hiperseksual juga dapat menyebabkan kecanduan. Selain itu, gejala kecanduan seks termasuk kehilangan kendali dan mengabaikan risiko dan konsekuensi sangat mirip dengan kecanduan judi atau narkoba.

Internet

Psikolog dan psikiater umumnya tidak menganggap kecanduan internet sebagai kecanduan yang sebenarnya. Tetapi ini bisa menjadi masalah bagi sebagian orang jika itu melibatkan hilangnya kendali, serta konsekuensi negatif di tempat kerja dan di rumah.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Psychiatric Association 2014 mendukung gagasan kecanduan internet dengan menunjukkan perubahan di otak yang diidentifikasi oleh neuroimaging.

Shoping

Kebiasaan belanja terkadang berada di luar kendali, dan dianggap sebagai gangguan kontrol impuls (bukan kecanduan yang sebenarnya). Banyak orang yang membeli barang untuk menghindari perasaan sedih tetapi kemudian merasa bersalah setelahnya.

Baca Juga :  Pupuk Indonesia Terapkan Tekhnologi DPCS Untuk Mengontrol Rantai Pasok Distribusi Pupuk Bersubsidi

Studi menunjukkan bahwa belanja kompulsif memengaruhi banyak wanita daripada pria, dan hal itu dapat mengakibatkan masalah besar, baik secara finansial maupun pribadi.

Video game

Penelitian menunjukkan bahwa kecanduan video game paling umum terjadi pada anak laki-laki dan pria dewasa. Satu penelitian bahkan menemukan bahwa sebanyak 1 dari 10 pemain game berusia antara 8 dan 18 tahun tidak dapat mengontrol hasrat bermainnya (game mulai terasa lebih seperti kenyataan daripada fantasi).

Operasi plastik

Faktanya, orang dengan kecenderungan untuk operasi plastik mungkin secara obsesif akan mencari dokter sampai mereka menemukan ahli bedah plastik atau dokter kulit yang setuju untuk merawatnya. Orang-orang ini lebih mungkin mengalami gangguan body dysmorphic (BDD) daripada kecanduan bedah kosmetik.

Baca Juga :  Muharram, Bupati Berau Meninggal Dunia karena Covid -19

Sekitar 1 hingga 2 persen dari populasi memiliki gangguan dysmorphic tubuh, menurut International OCD Foundation. Gangguan tersebut dianggap berkali-kali lebih umum di antara pasien operasi plastik.

Makan

Gangguan makan berlebihan adalah masalah nyata yang memengaruhi sekitar 3 persen orang dewasa di AS. Gejala termasuk makan untuk meredakan emosi, makan berlebihan saat sendirian, dan merasa bersalah setelah makan berlebihan. Penyebab gangguan makan tidak diketahui, tetapi mungkin lebih terkait dengan depresi daripada kecanduan.

Melakukan hal berisiko

Mencari petualangan yang lebih berbahaya untuk merasakan tingkat kegembiraan kerap dialami oleh sebagian orang. Penelitian menunjukkan bahwa sensasi ini membanjiri otak dengan bahan kimia yang sama yang dilepaskan oleh obat-obatan adiktif.(*)

  • Bagikan