PERISTIWA ALAM PERINGATAN DARI ALLAH KEPADA MANUSIA

  • Bagikan

PATUT kita pertanyakan : “Mengapa terlalu banyak bencana yang terjadi di negeri kita ini pada akhir-ahkir ini ?

Sudahkah kita mengkaji sebab-sebab terjadinya ?

Sudah benarkah apa yang telah kita lakukan selama ini ?”.

Cobalah kita merenunginya bersama di malam yang hening, “Mengapa di negara kita yang tercinta ini seringkali terjadi berbagai macam musibah, yang mana telah kita ketahui sekalian untuk dapat dijadikan sebagai contoh, merajalelanya penyebaran Covid-19 yang belum tuntas, banjir datang bertubi-tubi melanda di seluruh daerah belahan bumi indonesia ini, korupsi yang semangkin mengganas, ekonomi jatuh dan melorot, politik membuat sekelompok orang hilang kesadaran dan dan saling menjegal, hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas, dan masih banyak lagi lainnya”.

Menurut orang-orang pandai, terjadinya bencana alam itu seperti misalnya gempa gempa disebabkan oleh patah bumi, tetapi mereka tidak mengetahui secara seksama mengapa terjadinya patah bumi tersebut, sedangkan dalam Al Qur’an sudah diterangkan ; “Likulli syai-in sababa”.

Baca Juga :  Menunaikan Haknya Kepada Sesama

Marilah kita dengarkan firman Allah SWT yang terkait dengan penyebab bencana yang menimpa umat manusia di bumi ini ;

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (Ar-Rum: 41).

Dalam Surat yang lain mari kita perhatikan Firman Allah SWT ;

“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang dzalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah, Allah amat keras siksa-Nya”. (Qs. Al-Anfal : 25).

Sudah sepantasnya semua kita sebagai bangsa Indonesia dan hamba-Nya, dengan hati yang tulus ikhlas dan diiringi sifat tawadhu’ memohon kepada Allah ‘Azza Wa Jallah untuk menghentikan segala bencana yang sering terjadi ini, khususnya yang saat ini terjadinya bencana banjir besar di wilayah Indonesia, yang kesemuanya ini adalah di luar nalar manusia, sesuai dengan firman-Mu kepada bumi dan langit ;

Baca Juga :  CINTA DUNIA dan TAKUT PADA KEMATIAN

“Hai bumi! Telanlah kembali airmu, dan hai langit! Hentikanlah hujanmu, lalu air meresaplah masuk ke dalam bumi”. (QS. Huud: 44).

Dengan demikian selesailah sudah segala bencana yang terjadi.

Pada dasarnya setiap musibah yang terjadi di bumi Allah pasti terdapat penyebabnya.

Marilah kita perhatikan peringatan Allah sesuai dengan firman-Nya yang menyatakan ;

“Dan Kami tidak membinasakan suatu negarapun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan”. (Qs. Asy-Syu’araa’: 208)

Baca Juga :  Menangkap Pesan Sosial Pada Puasa

Kepada saudara-saudaraku yang membaca tulisan ini, sangat kami harapkan kepada saudara agar turut berdo’a, semoga bencana-bencana yang terjadi di negara ini segera berakhir.

Di zaman dahulu, ialah para nabi dan rasul, tetapi di zaman sekarang sebagai ganti beliau adalah para ulama, karena para ulama itu adalah sebagai pewaris nabi-nabi.

Kita tidak mengetahui, dari mulut siapa datangnya do’a itu yang dapat segera dikabulkan oleh Allah SWT.

Mungkin do’a-do’a para pejabat negara yang bersih, mungkin dari seorang hakim yang jujur, mungkin dari orang kaya yang dermawan, mungkin dari orang-orang yang sedang terdzalimi, serta mungkin juga dari seorang fakir dan miskin yang sabar dan ridha atas ketentuan Allah SWT.

Nashrum minallahi wa fathun qariib wa basysyiril mukminin

Wallahu a’lam bish showab.

  • Bagikan