Nadhif Basalamah, Tuang Kisah Proses Pencarian dan Penolakan Melalui ‘To Be With Me’

  • Bagikan
Nadhif Basalamah

JAKARTA – Penyanyi muda kelahiran 2000, Nadhif Basalamah, kini kembali meriliskan lagu terbarunya bertajuk ‘to be with me’ di awal tahun 2022.

Setelah merilis enam single sebelumnya selama masa studinya, ia kini kembali menyuguhkan karya terbarunya sebagai pembuka cerita dari mini album yang ia rencanakan di akhir tahun mendatang.

Usai memperoleh dua juta pendengar melalui single perdananya, pencapaiannya tersebut turut membuat Nadhif Basalamah semakin produktif dalam mengembangkan kecintaannya kepada musik beserta penulisan lagu.

Sama halnya, kondisi pandemi yang juga mendorongnya untuk menciptakan karya-karya baru, seperti ‘to be with me’ yang dijadwalkan rilis pada Februari 2022.

Lagu baru ini tidak lain menceritakan tentang perjalanan pencarian dan penolakan cinta dari pengalaman sang pelantun lagu.

Melalui karya terbarunya, Nadhif Basalamah memotret prosesnya dalam pencarian figur baru dengan meleburkan setiap rasa dan memori yang ia miliki dari lirik demi lirik yang dibalut oleh melodi-melodi dalam karya terbarunya.

to be with me adalah cerita tentang seorang laki-laki yang udah membuka hati, setelah berusaha melupakan masa lalunya, dan akhirnya jatuh cinta sama satu perempuan yang dianggap bisa jadi rumah baru. Tetapi ternyata perempuan ini belum selesai sama masa lalunya,” rangkum Nadhif Basalamah.

Dalam proses pembuatan karya terbarunya, Nadhif Basalamah berkolaborasi dengan Pasha Mahindra dan Rayhan Noor dalam penulisan lirik lagu. Tidak hanya penulisan lagu, Rayhan Noor juga turut membantunya dalam memproduksi karya terbarunya.

Nadhif Basalamah juga bekerja sama dengan Mohammed Kamga selaku pengarah vokal dalam proses produksi karya terbarunya, ‘to be with me’.

“I am so happy with the final result of the song, it made me realize what I’m capable of in terms of creating new melody and I learned a lot throughout the process as Rayhan helps to speed up the production process and Kamga letting me be free on my own pace and flow of singing the song.” ungkap Nadhif Basalamah.

Masih dengan penulisan lirik yang sederhana, lugas, dan berterus terang, ‘to be with me’ disajikan dengan warna yang berbeda dari rilisan karya-karya Nadhif Basalamah sebelumnya.

Disuguhkan dengan aliran Indie-Pop, ‘to be with me’ yang disajikan dengan nuansa upbeat, namun terasa dekat secara bersamaan. Kelembutan vokal Nadhif Basalamah dalam melantunkan karya terbarunya terasa dekat dengan iringan petikan melodi dan perkusi yang turut menambahkan kehangatan dalam pengemasan lagu ini.

Dalam perangkaian karya terbarunya, Nadhif Basalamah turut memperhatikan hal-hal detil dalam menghidupkan karya terbarunya, seperti pengemasan artwork dari ‘to be with me’ yang mencerminkan perasaan dirinya terhadap perempuan yang ia anggap mampu menjadi rumah baru untuk dirinya.

Setelah merilis enam singles di tahun-tahun sebelumnya, kini Nadhif Basalamah kembali menjadwalkan perilisan karya terbarunya pada 25 Februari 2022 di seluruh layanan digital streaming platforms, bersamaan dengan video lirik yang juga akan disuguhkan pada 25 Februari 2022.

“I hope my listeners will be happy with how this song will sound, yet I only want them to relate to my song. It has always been a dream of mine to share and let people know everything that’s going on in my life and this song is one experience that I think is fun to share with.” jelas Nadhif.

Dengan dirilisnya karya terbaru dari Nadhif Basalamah ini, diharapkan mampu menemani para pendengarnya dalam proses pencariannya masing-masing.

Selamat menikmati karya terbaru dari Nadhif Basalamah.

  • Bagikan