Mengenal Maktab Islamiyah Tapanuli (MIT) Tempat Berdirinya Al Jam’iyatul Washliyah

  • Bagikan

Kali ini perjalanan Taufik Akbar melalaui Al Asjad Chanelnya ingin mengenalkan Museum Al Washliyah yang dulunya bernama Maktab Islamiyah Tapanuli (MIT), yang terletak ditengah-tengah Kota Medan, Sumatera Utara.

Museum Al Washliyah ini tidak terdapat benda-benda peninggalan sebagaimana mestinya museum yang lainnya. Namun menjadi tonggak sejarah, disini dilahirkannya organisasi besar pemersatu bangsa yang bernama Al Jam’iyatul Washliyah.

Al Washliyah lahir diakibatkan perselisihan yang terjadi ditengah-tengah ummat sudah sangat meresahkan. Rekayasa penjajah untuk memecah belah ummat dengan devide at imperanya mengalami kesuksesan yang luar biasa ketika itu.

Perselisihan yang terjadi bersifat furu’iyah atau cabang dalam pelaksanaan ibadah, sehingga tidak perlu dibesar-besarkan bila kita saling memahami. Sehingga tidak bereiko perpecahan ummat dan menghabiskan energi.

Sikap keprihatinan ini menjadi dasar murid-murid di Maktab Islamiyah Tapanuli (MIT) berhimpun untuk melakukan perubahan. Diawali pertemuan pertama pada tahun 1928 musyawarah pertama dirumah Yusuf Ahmad Lubis di Glugur Medan.

Dalam pertemuan pertama menghasilkan perkumpulan Debating Club, sebagai ajang diskusi menerima masukan demi masukan agar meminimalisir perpecahan ummat yang terus terjadi.

Baru pada pertemuan kedua, tepatnya tanggal 26 Oktober 1930 dilaksanakanlah pertemuan Akbar melibatkan para Ulama, para Ustadz dan pelajar-pelajar bertempat di MIT. Bersepakatlah untuk mendirikan perkumpulan yang lebih luas cakupan bidang kerjanya.

Ketika hendak memberikan nama terhadap perkumpulan yang dimaksud, maka peserta musyawarah bersepakat untuk mengutus Abdurrahman Syihab untuk memohon nama dengan Syekh Muhammad Yunus. Setelah melaksanakan sholat sunnah dua rakaat maka Syekh Muhammad Yunus memberikan nama “Al Jam’iyatul Washliyah”. Jam’iyah berarti perkumpulan Al Washliyah berarti menghubungkan.

Nama tersebut akhirnya dibawa kearena musyawarah dan disepakati untuk menerima nama organisasi yang akan dibentuk “Al Jam’iyatul Washliyah” tepat pada tanggal 30 November 1930 yang bertepatan 09 Rajab 1349 Hijriah.

Tercatat ada nama-nama Syekh Hasa Maksum dan Syekh Muhammad Yunus sebagai penasehat utama, dan ada nama M. Arsyad Thalib Lubis, Abdurrahman Syihab, Ismail Banda, Yusuf Ahmad Lubis, Adnan Nur Lubis tercatat sebagai pendiri Al Jam’iyatul Washliyah.

Semoga generasi muda Al Washliyah dimanapun berada dapat berkunjung untuk menyaksikan langsung keberadaan MIT yang didirikan pada tahun 1918 ini. Sebagai saksi berdirinya organisasi besar Al Jam’iyatul Washliyah.

Kalau tidak dapat menyaksikan langsung ke MIT maka kunjungan chanel Yutube Al Asjad Chanel bagamana Taufik Akbar yang memberikan informasi akurat dan lengkap tentang keberadaan MIT dan sejarah berdirinya Al Washliyah. Jangan lupa like, suscrebnya semoga bermanfaat bagi kita semua.

Penulis: Hendra ThaherEditor: Redaksi
  • Bagikan