Luar Biasa, Hakim Pangkas Hukuman Jaksa Pinangki Dari 10 Tahun Menjadi 4 Tahun

  • Bagikan
Jaksa non aktif, Pinangki Sirna Malasari

JAKARTA – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta mengurangi hukuman dalam kasus penerimaan suap, pemufakatan jahat, dan pencucian uang Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Dari sebelumnya 10 tahun menjadi 4 tahun saja.

Putusan itu diambil oleh Ketua Majelis Hakim Muhammad Yusuf dengan Hakim Anggota Haryono, Singgih Budi Prakoso, Lafat Akbar, dan Reny Halda Ilham Malik, Senin (14/06/2021)

Baca Juga :  Pimpinan KPK: Fungsi Kontrol Tidak Ada Jika DPRD dan Kepala Daerahnya Satu Keluarga

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu subsider dan pencucian uang dalam dakwaan kedua, dan pemufakatan jahat melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan subsider ketiga,” sebagaimana dibacakan salah satu hakim.

Hakim mempertimbangkan mengurangi hukuman terdakwa Pinangki, bahwa terdakwa mengaku bersalah dan mengatakan menyesali perbuatannya serta ikhlas kalau dirinya dipecat sebagai jaksa. Terdakwa juga merupakan seorang ibu yang memiliki anak yang masih balita, maka layak diberi kesempatan untuk mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anaknya dalam masa pertumbuhan.

Baca Juga :  297 Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Samarinda Terima Remisi Idulfitri

“Bahwa perbuatan terdakwa tidak terlepas dari keterlibatan pihak lain yang seharusnya ikut bertanggung jawab, bahwa tuntutan pidana Jaksa/Penuntut Umum empat tahun dianggap mencerminkan rasa keadilan masyarakat,” ungkap salah seorang Hakim. (*)

  • Bagikan