LIPPSU Desak Walikota Medan Bongkar Puluhan Bangunan Perumahan Berjaya Palace Tanpa IMB

  • Bagikan
Azhari AM Sinik

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Walikota Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Medan untuk segera membongkar puluhan bangunan diduga tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kota ini, termasuk Perumahan Berjaya Palace di Jl Tuasan, Kecamatan Medan Tembung.

“Kita minta Walikota Bobby Nasution jangan tebang pilih, tetapi harus bertindak tegas menyeluruh terhadap bangunan yang didirikan tanpa IMB dan yang menyimpang dari peruntukannya” kata DIrektur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik (Ari Sinik) kepada Jurnaltoday di Medan, Jumat (23/4/21).

Ari Sinik menyebutkan, dari hasil amatannya di sejumlah kawasan di Medan, bangunan yang berdiri tanpa izin termasuk Perumahan Berjaya Palace Jl Tuasan, Kecamatan Medan Tembung terkesan dibiarkan tanpa tindakan berarti. “Ini berarti sudah terjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah dari bangunan tersebut,” katanya.

Ari Sinik menduga bangunan yang berada di tepi jalan di Jalan Tuasan di Kelurahan Siderejo Hilir itu, tetap dibiarkan, karena diduga dan dibacking oleh oknum salah seorang Kasubag Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Ruang (PKP TR), yang berinisial MS.

Mirisnya, setelah diamati kawasan berdirinya bangunan diduga juga tidak memiliki Dokumen Amdal (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan )dan Izin Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPLH) salah satu bagian persyaratan izin pembangunan untuk kawasan permukiman.

Dijelaskan, Satpol PP sebagai institusi dalam penegakkan peraturan daerah [Perda] terindikasi lemah. Seharusnya, maraknya pembangunan komplek perumahan di Kota Medan, signifikan dengan peningkatan pendapatan asli daerah [PAD] dari sektor retribusi IMB.

Namun realitanya banyak bangunan di Medan tanpa IMB bisa berdiri. Karenanya, LIPPSU meminta Satpol PP, Dinas PKPPR Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Kota Medan dapat bersinergi berkolaborasi dalam bekerja dengan tidak saling lempar tanggung jawab.

”Pemerintahan Kota [Pemko] Medan saat ini, Walikota Medan Bobby Nasution sedang bekerja keras untuk membuat Kota Medan lebih baik dari sebelumnya. Sudah seharusnya seluruh OPD mengikuti langkah-langkah tegas yang dilakukan Walikota,” kata Ari Sinik.

Terpisah, Kadis PKPPR Beni Iskandar melalui Kasi Pencegahan Cahyadi menyebutkan, untuk bangunan di Perumahan Berjaya Palace di Jl Tuasan, Kecamatan Medan Tembung, pihaknya sudah menyurati pemilik bangunan.

“Ini sudah warna merah, nanti kita ambil tindakan tegas, kita sudah kordinasikan itu,” katanya.

Menyinggung adanya oknum yang membeking bangunan tersebut, Cahyadi menegaskan, sama sekali tidak takut. “Yang penting, kalau ada IMB-nya, tak akan kita bongkar, tapi siapapun pemiliknya, jika ada unsur kesengajaan tak mengurus IMB, maka kita akan lakukan langkah sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Cahyadi. (Hend)

  • Bagikan