Deklarasi Damai Pilkada Bontang

  • Bagikan

“Sejatinya deklarasi pilkada damai ini menjadi momentum untuk menjaga marwah demokrasi”

BONTANG – Situasi aman dan damai menjadi tagline yang muncul saat dilakukan nya deklarasi damai oleh KPU Bontang. Hal ini tentu menjadi peringatan kepada seluruh masyarakat, dan maupun yang statusnya sebagai pendukung.

Di acara itu, sebagai tanda komitmen setiap paslon maupun seluruh stakeholder yang memiliki peran penting dalam pilkada untuk memberikan pesan kedamaian dan ketenangan, selama perjalanan menuju puncak penyelenggaraan pilkada.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Bantuan Rp 5 Juta Untuk Pedagang Pasar yang Terkena Musibah Kebakaran

Basri Rase bersama dengan pasangannya di pilkada Najirah, mengatakan sejatinya deklarasi pilkada damai ini yang menjadi momentum untuk menjaga marwah demokrasi.

“Memang ini yang kita tunggu-tunggu lah, untuk menjaga Bontang ini bersama-sama,” ucap Basri sapaannya, saat ditemui usai ikuti deklarasi pilkada damai, di halaman kantor KPU Bontang, Jl. Awang Long, Rabu (2/12/20).

Baca Juga :  ANSOR DKI Jakarta Perlu Sosok Reformis dan Berani

Dirinya nyatakan, ketika situasi pilkada kondusif tentu akan berbanding lurus dengan arah pembangunan kota Bontang yang lebih baik kedepannya, pasca pilkada nantinya.

“Tentu kita berharap pilkada ini melahirkan pemimpin yang amanah dan berintegritas,” harapnya.

Calon walikota Bontang ini juga berpesan agar para pendukungnya turut partisipasi secara aktif, dalam menjaga keamanan dalam proses pilkada tahun ini.

Baca Juga :  Kepulauan Turki dan Yunani dilanda Gempa, 19 Orang Tewas

Jangan mudah terprovokasi dengan isu yang muncul di publik. Turut pula dalam menyukseskan pilkada.

“Yang terpenting dari segalanya adalah Bontang aman dan damai,” himbau Basri.

“Yang terpenting, menang,” timpa Najirah dalam mengakhiri sesi wawancara dengan awak media. (*)

  • Bagikan