Buaya Selambai Dievakuasi, BKSDA: itu memang habitanya

  • Bagikan

BONTANG – Buaya yang menyerang dua pemuda di Selambai selama sepekan belakangan, dievakuasi tim Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Rabu (3/03/2021) dini hari.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri mengatakan, proses evakuasi binatang buas itu juga melibatkan Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM), Babinkamtibmas dan BKSDA.

“Persiapan yang sudah dilakukan pada pukul 22.30 Wita terpaksa tertunda akibat hujan yang mengguyur Bontang cukup deras. Sehingga proses pencarian baru di mulai pukul 01.00 Wita,” kata Bajuri.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Di Bontang Meningkat, Basri Rase : PTM Batal Digelar

Proses pencarian buaya itu memakan waktu sekitar tiga jam. Sebelumnya tim pencarian dimulai dengan menyisir hutan bakau sekitar lokasi kejadian penerkaman buaya. Selain itu pihaknya juga menyisir perairan yang ada di sekitar pelabuhan.

“Sudah kami evakuasi buayanya menggunakan alat harpoon, Buaya tersebut berukuran panjang 3 meter lebar 40 cm itu di tangkap di sekitar pelabuhan Loktuan,” sambungnya.

Baca Juga :  Warga Pesisir Harus Tersentuh Bantuan Sosial, Maming : Di Sana Banyak Warga Kurang Mampu

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Kalimantan Timur Ridho mengatakan, buaya ini akan dibawa ke Kantor BKSDA Kalimantan Timur, Tenggarong, Kutai Kartanegara.

“Selanjutnya, menunggu arahan pimpinan. Dilepasliarkan ke penangkaran, atau dibiarkan dan di pelihara lokasi Konservasi,” kata Ridho.

Ia pun tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di Selambai Kelurahan Loktuan untuk tidak membiarkan anak-anaknya berenang.

Baca Juga :  Rahman Terpilih jadi Ketua SMSI Kaltim Periode 2020-2025

“Itu memang habitat mereka, jadi tolong anak-anaknya dipantau kalau sedang bermain di pinggir laut,” tutupnya. (qy)

  • Bagikan