Bontang Tuan Rumah HAKN, Amankah?

  • Bagikan

BONTANG – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memilih Kota Bontang sebagai tuan rumah, dalam agenda memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HAKN) pada 14-16 September 2020 di Bontang Mangrove Park.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai anjuran pemerintah, agenda tersebut memenuhi target dan berjalan tanpa hambatan.

Namun, pelaksanaan agenda tersebut berpotensi menimbulkan cluster baru untuk penyebaran COVID-19 di Bontang, karena selain saat ini pasien sedang meningkat, datangnya orang-orang dari luar Bontang membuat transmisi lokal bisa saja terjadi.

Baca Juga :  Amir Tosina Minta di Optimalkan Anggaran 10 Persen Untuk Penanganan Banjir di 2021

Merespon hal itu, Anggota DPRD Bontang Agus Suhadi mengatakan sebenarnya dirinya tidak setuju dengan agenda tersebut. Namun, hal itu sudah terlanjur.

“Udah terlanjur, yah mau bagaimana,” ucap Agus, saat di hubungi melalui sambungan telepon via WhatsApp, pada Rabu (16/9/20).

Diperkirakan, agenda tahunan itu dihadiri sekitar tujuh ratusan orang dari dalam maupun luar Bontang.

Baca Juga :  Tenaga Pendidik Terima Vaksinasi Covid-19, Raking: Langkah Baik Mendukung PTM di Bontang

Mantan Polisi Militer ini kemudian berpesan, agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan saat ini. Mulai untuk meningkatkan disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Karena sudah menerapkan protokol kesehatan, semoga tidak ada kluster baru lah,” ujar Agus.

Sebelumnya, Walikota Bontang sudah mendapatkan peringatan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terhadap calon pemimpin daerah yang berkontestasi dalam pilkada serentak 9 Desember. (PMN)

Baca Juga :  Pemkot Jakarta Timur Tertibkan Bangunan Liar di Pinggir Waduk
  • Bagikan