Belajar dari seekor rusa, seekor rusa betina sedang hamil

  • Bagikan

Ketika hampir detik-detik Melahirkan, rusa ini pergi ke suatu tempat yang jauh, di pinggir hutan yang berdekatan dengan sungai.

Tiba-tiba sesuatu yang tidak ia bayangkan terjadi, terdengar suara gemuruh dari langit dan tiba-tiba tampak kilat yang menyambar kepermukaan bumi. Hutan kering ini terbakar dahsyat karena percikan api dari petir tersebut.

Ketika rusa ini menoleh ke kiri, tampak seorang pemburu telah siap melesatkan anak panah ke arahnya.

Saat menoleh ke kanan, ia pun terkejut melihat seekor singa lapar yang siap menerkamnya.

Baca Juga :  KPK Sita 7 Koper dan 3 Ransel Berisi Uang Rp. 14,5 M, Kasus Korupsi Bansos Covid 19

Maka tiada pilihan bagi rusa ini selain mati dimangsa singa. Mati terkena panah. Mati terbakar. Atau mati tenggelam karena melompat ke sungai.

Yang jelas, Bahaya mengancam dari berbagai penjuru dan tidak ada lagi kesempatan untuk berlari.

Lalu apa yang harus ia lakukan?

Bersedih dan merintih, Menangis dan menjerit, atau ia harus berlari sementara kondisinya begitu lemah, atau menyerah pada keadaan.

Baca Juga :  KPU Bontang Langsung kan Rekapitulasi Suara

Rusa pun pasrah. Dia hanya fokus untuk melahirkan bayinya.

Lalu apa yang terjadi?

Kilat-kilat yang menyambar mengganggu pandangan si pemburu. Akhirnya panah yang dilesatkan pun meleset dan mengenai si singa lapar. Singa malang itu mati seketika.

Tiba-tiba hujan datang begitu deras dan memadamkan kebakaran di hutan tersebut.

Pemburu lari mencari tempat berteduh dan tidak fokus lagi kepada rusa tersebut. Rusa pun melahirkan dengan selamat !

Sahabatku.

Segala kesulitan menyerbumu dari segala arah. Masalah datang bertubi-tubi seakan tak memberimu kesempatan untuk bernafas lega.

Baca Juga :  Ada Yang Berkeinginan Palsukan Hasil Swab HRS

Masalah di tempat bekerja, masalah di dalam rumah, masalah di jalan, masalah dengan anak-anak kita semuanya datang bersamaan. Seakan kamu tidak bisa lagi berbuat apa-apa.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Jadilah seperti Rusa. Biarkan semuanya apa adanya dan tetaplah fokus dan optimis.

“Lakukan sesuatu yang mampu kau lakukan,serahkan kepada TUHAN. Karena Tuhan lah yang mengatur jalan kehidupan kita”.

  • Bagikan