banner 728x90

Wizdan Menyayangkan Serangan Nitizen kepada Aa Gym Terkait Logo HUT RI ke 75

  • Bagikan
banner 728x90

JAKARTA – Wizdan Fauran Lubis, menyayangkan Serangan Nitizen Kepada Aa Gym berkaiatan dengan Logo HUT RI ke 75. Wisdar berpendapat, apa yang disampaikan Aa Gym terhadap pro dan kontra barkaitan simbol salib yang terdapat disebelah kanan logo HUT RI ke-75, merupakan kritikan yang paling sopan beretika dan beradab sesuai dengan ciri manusia Indonesia yang barakhlak karimah. Ungkap Wizdan Fauran Lubis Ketua Umum Gerakan Pemuda Al Wasliyah (GPA) kepada Jurnaltoday.id (15/8/20).

Lebih lanjut Wizdan mengungkapkan bahwa Aa Gym hanya menyampaikan dan bisa dimaklumi bila terjadi beda pendapat, Melihat sepanduk resmi pemerintah untuk 17 Agustus 2020 ini, seperti ada tanda salib yang besar. Juga kita harus maklumi bila ada yang mempertanyakan dan memprotes, ungkap Aa Gym dalam akun instagram nya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  PB Al Washliyah Mengutuk Keras Terjadinya Bom Bunuh Diri di Makasar, Jangan Mudah Terprovokasi

Kemudian Aa Gym memakkumi jika semangat umat sedikit berkurang untuk mememaknai HUT RI kali ini, karena memang kurang nyaman. Namun bisa jadi pelajaran bagi semuanya dalam situasi seperti ini.Maka, kedepannya semua pihak hendaknya berpikir berlapis lapis, bijaksana dan peka terhadap peluang terjadinya masalah yang seharusnya tidak perlu.

Bahkan menurut Wizdan, Aa Gym juga menyampaikan harapannya. Semoga di Ulang Tahun yang ke 75 ini, bangsa kita semakin adil dan dewasa serta diberkahi Allah pencipta kita semua. Aamiin, tetap menjaga kerukunan bangsa dalam keberagamaan di negeri yang kita cintai ini.

Baca Juga :  Tak Seheboh Dramanya, Hakim Vonis Djoko Tjandra 2,5 Tahun Penjara

Yang membuat saya terheran-heran adalah begitu indahnya kata demi kata yang di ungkapkan Aa Gym, namun harus menerima serangan kata kata kasar bahkan sampai tahap cacian dari netizen.

Saya hanya khawatir saja, kalaulah suasana seperti ini masih terus dilanjutkan akan manjadi pemicu perpecahan di kalangan anak bangsa. Kritikan dianggap sebagai penyulut permusuhan dan harus diserang sebagai musuh, hal ini tercermin dari penjelasan yang disampaikan oleh pihak istana yang tidak tuntas bahkan terkesan sinis terhadap kelompok kelompok yang keberatan akan logo HUT RI pada tahun ini.

Baca Juga :  Laut China Selatan: AS sebut ‘BUMN China serupa dengan VOC’, Indonesia minta semua pihak menahan diri

Istana harusnya lebih bijak melihat kritikan Aa Gym, apalagi beliau adalah seorang Ulama dikalangan umat islam, hal tersebut harus dianggap wajar, karena memang tugasnya menjaga akidah umat agar tetap terjaga dan mengingatkan penguasa agar tidak pongah dan semena-mena ketika berkuasa. (PP)

  • Bagikan