Tingkatkan Produksi Garam Bontang, DKP3 Laksanakan Kegiatan Usaha Produksi dan Pengelolaan Garam

  • Bagikan
Wawali Bontang Membuka Kegiatan Usaha Produksi dan Pengelolahan Garam

BONTANG – Pembukaan Kegiatan Usaha Produksi dan Pengelolahan Garam di Kota Bontang dilaksanakan berdasar pada Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) No.3.25.02.01 tanggal 4 Januari 2021 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2021 pada Senin (24/05/2021) bertempat di Balai Sekaya Maritim Jl. MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara.

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 24 – 25 Mei 2021 ini dibuka oleh Wakil Wali Kota, Hj. Najirah. Turut pula hadir Sekda Bontang Aji Erlynawati, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur Riza Indra Riyadi sebagai pembina kegiatan dan Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Bontang.

Baca Juga :  Pemkot Bontang Pastikan Pelantikan Basri-Najirah Patuhi Protokol Kesehatan

Pelatihan ini dilakukan karena kebutuhan untuk memenuhi pasar domestik saat ini masih belum bisa dilakukan. Riza menjelaskan bahwa kebutuhan garam di Kaltim per bulan saja sekitar 6.000 ton garam.

“Saat ini kita masih impor garam karena kebutuhan kita banyak, baru bisa memproduksi 38,1 ton,” terangnya.

Bontang sendiri pada tahun 2020 ini hanya dapat memproduksi gram sebanyak 0,2 ton. Sementara Kukar di tahun yang sama dapat memproduksi 36 ton garam.

Baca Juga :  Forkompimda Bontang Gelar Inspeksi Protokol Kesehatan di Pasar Ramadan

Membenarkan hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang mengatakan bahwa saat ini produksi garam mayoritas berasal dari Jawa dan Sulawesi.

Namun, menurutnya tidak menutup kemungkinan jika pengusaha garam di Kalimantan Timur benar-benar dilaksanakan sesuai arahan teknis pengolahannya, maka kita bisa bersaing baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Jika dilihat dari segi sumber daya alam Kalimantan Timur khususnya Kota Bontang, usaha ini sangat menjanjikan.

Baca Juga :  PC Sapma Bontang, Minta Pemerintah Berikan Solusi Bagi Pedagang Korban Kebakaran

“Selain membuka lapangan usaha baru juga memproduksi olahan baru di daerah kita,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wawali Bontang ini mengucapkan apresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan ini dan juga berpesan untuk para calon pelaku usaha garam agar mengikuti kegiatan dengan seksama.

 

  • Bagikan