banner 728x90

Terkait Pembangunan Kilang Minyak, Wali Kota Terpilih Bontang Optimis

  • Bagikan
banner 728x90

BONTANG – Wali Kota Bontang yang terpilih dalam pilkada lalu, Basri Rase mengaku optimis terkait pembangunan kilang minyak di Kota Taman. Dimana agenda tersebut masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2020 pada pemerintahan Joko Widodo.

Meski santer terdengar kabar bahwa mega proyek pembangunan kilang minyak tersebut dinyatakan batal, hal tersebut tak menyurutkan niat Basri Rase untuk terus berupaya agar proyek tersebut tetap masuk ke Bontang.

Baca Juga :  Minim Anggaran Untuk Bangun Gedung KIR Komisi III Akan Kunjungan ke Menhub

“Kita tetap optimis lah menggait investor untuk tetap membangun kilang minyak di Kota Bontang,” ujar Basri saat di temui awak media, Minggu (11/4/2021).

Digadang-gadang proyek tersebut masuk ke Bontang dengan nilai investasi hingga 197,58 triliun. Ini kesempatan bagi Pemerintah Kota Bontang untuk segera menyelesaikan kekurangan dalam hal pemenuhan proyek strategis tersebut.

“Prinsipnya kilang harus tetap dibangun di Bontang, kita harus meyakini pak Jokowi lewat komunikasi intens dengan pemerintah pusat dalam hal ini menteri ESDM,” sambungnya.

Baca Juga :  Muscab PKB Kaltim, Ketua DPW PKB Kaltim Tegaskan Jangan ada Jarak Dengan Rakyat

Selanjutnya Basri mengatakan peroyeksi pembangunan kilang minyak baru tersebut akan memproduksi minimal 300 ribu berel perhari. Dan pastinya dengan nilai keuntungan yang sangat besar.

“Jika jadi pembangunan kilang minyak, maka di klaim sebagai kilang terbesar di Indonesia,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada seluruh stakeholder bekerja sama dengan pemerintah Kota Bontang dalam membangun komunikasi yang baik dan segera menyelesaikan kekurangan yang ada.

Baca Juga :  Bontang Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

“Saat ini seluruh keputusan berada di pemerintah pusat. Yang jelas pemerintah daerah telah berupaya menyiapkan segala sesuatu nya. Contohnya Peraturan dan ketersediaan lahan yang memadai,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, pasangan Basri Rase – Hj. Najirah dalam kampanye politiknya pada pilkada lalu turut menyertakan janji dibukanya kemudahan investasi. (Qy)

  • Bagikan