banner 728x90

Sepuluh Ormas Islam DKI Jakarta, Sepakat Membangun MOI Sebagai Ajang Sinergi

  • Bagikan
Sepuluh organisasi Islam di wilayah DKI Jakarta, sepakat membentuk Majelis Ormas Islam (MOI) DKI Jakarta
banner 728x90

JAKARTA – Sepuluh organisasi Islam yang berada di wilayah DKI Jakarta, sepakat membentuk Majelis Ormas Islam (MOI) DKI Jakarta. Hal ini ditujukan agar terciptanya peningkatan kerjasama dan sinergi yang berkualitas bagi Ormas Islam yang berada di DKI Jakarta.

“Majelis Ormas Islam (MOI) merupakan langkah alternatif membangun sinergitas yang equal sesama ormas Islam di DKI Jakarta,” ungkap Ustadz Gunadi, ST, MM sebagai pemakarsa silaturrahim Ormas Islam se DKI Jakarta, kepada Jurnaltoday, Sabtu malam (24/4/2021).

Gunadi juga menambahkan, agar secepatnya tercipta kepengurusan yang berbentuk konsorsium MOI untuk DKI Jakarta, sehingga untuk tiga bulan kedepan sudah bisa mendeklarasikan MOI DKI Jakarta.

Baca Juga :  Wagub DKI minta 82 kelurahan lebih siap hadapi banjir lebih cepat

Sementara Dr. Fadlan Prasetyo yang berasal dari Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) selaku tuan rumah terselenggaranya Silaturrahim Ormas Islam se DKI Jakarta. Mengungkapkan rasa syukur yang mendalam, bahwa Silaturrahim yang diagendakan dapat dihadiri seluruh Ormas Islam sepsrti dalam perencaan.

Silaturrahim Ormas Islam DKI Jakarta menjadi lebih bermakna dengan kehadiran Pengurus MOI Pusat, KH. Muhammad Sidik dan KH. Nazar Haris. Keduanya menyampaikan bahwa kehadiran MOI bertujuan menghimpun berbagai potensi yang dimiliki oleh Ormas Islam. MOI juga harus mampu menjadi penengah dan pemersatu bagi Ormas Islam yang ada.

Baca Juga :  Pemprov DKI: Kembali kami Berduka, Sekretaris TP PKK DKI Meninggal Dunia

Hendra Gunawan Thaher dari Al Washliyah DKI Jakarta berpandangan bahwa kehadiran MOI merupakan pengulangan sejarah kelahiran Al Washliyah pada tahun 1930, dimana terjadi perpecahan yang sifatnya sepele tapi mendasar. Sebab akibat yang ditimbulkannya adalah perpecahan umat yang akhirnya menguras dan menghabiskan energi umat.

Silaturrahim ini juga menghasilkan menghasilkan pertemuan rutin, dan menjadi tuan rumah untuk bulan Al Washliyah. Diputuskan juga pembentukan Tim Adhock yang bertugas untuk mempersiapkan segala hal agar terbentuknya kepengurusan yang baku MOI Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Anies : DKI Jakarta belum aman, meskipun tidak lagi berstatus zona merah

Adapun Tim Adhock pembentukan MOI DKI Jakarta sebagai berikut :

Ketua : Gunadi, ST, MM
PUI
Sekretaris : Dr Pardan Prasetyo
IKADI
Bendahara : Muhammad Isnaeni
HIDAYATULLAH

Anggota – Anggota :
1. KH..E Nurdin Ahmad, SH
Mathla’ul Anwar
2. Drs. KH. Ningram Abdullah, M.Ag
Ittihadul Muballighin
3. Wahyudin
PERSIS
4. Ahmad Junaidi
DDII
5. Luthfi Baktir
AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH
6. Hendra Gunawan Thaher, S.Pd.I
AL WASLIYYAH
7. lham Jaya, Lc, MA
WAHDAH ISLAMIYYAH

(Hend)

  • Bagikan