banner 728x90

Selamat Jalan Ya Ustadz, Semoga Tak Terulang Kembali

  • Bagikan
banner 728x90

Selamat jalan ya Ustadz, berita wafatmu sangat mengejutkan jagad raya, disaat usiamu masih muda, semangatmu yang masih menggelora, dan dakwahmu yang meledak-ledak membara. Namun hal inilah manjadi penyebab engkau harus mendekam di jeruji besi penjara.

Seperti biasa setiap kejadian ada sedih ada tawa, namun semuanya tidak akan merubah peristiwa dan makna. Yang pasti Insya Allah tempatmu mulia. Cuma kami yang bingung mau menyalahkan siapa, sebab maaf dan tangismu tidak digubris sang ulama.

Baca Juga :  Objektivitas dan Subjektivitas dalam Survei Pilkada

Mungkin zamannya sang Penguasa mengontrol jari dan kata, silap sedikit maka atas nama kekuasaan dan hukum yang berbicara. Namun dilain pihak ada orang-orang yang secara bebas menggunakan jari dan kata, tak sedikitpun tersentuh atas nama hukum dan kuasa.

Bukankah kasus ini ringan kalau memiliki rasa peka, karena banyak kasus tak perlu ditahan seperti pornografi dan narkoba. Apalagi dalam keadaan sakit menurut keterangan keluarga dan pengacara, tak perlu ditutupi karena ini fakta bukan rahasia.

Baca Juga :  Bagaimana KPU Kukar Sikapi Surat Rekomendasi Bawaslu RI, Soal Pelanggaran Cakada ?

Selamat jalan ya Ustadz, semoga dosa dan khilafmu Allah ampuni, dan tak ada lagi korban yang mengalami pedihnya jeruji, hanya ujaran yang saling membenci, semoga sama-sama kita mengerti dan pahami.

Kalaulah tidak terjadi penahanan tentunya tidakakan ada kematian dibalik jeruji, pertanyaan mendasar kasusnya sebesar apa sehingga jiwa dan raga tersakiti. Kita hanya bisa berandai-andai meskipun kita tahu akan sia-sia dan dapat menimbulkan ilusi. Karena faktanya ada yang mati.

Baca Juga :  BERAKHLAK DI DALAM DUNIA VIRTUAL

Sebaiknya semua pihak menahan diri, akan tetapi tetap memperingatkan bagi mereka pengendali negeri, apabila arogansi telah membumbung tinggi, sebagai tanda kekuasaan bisa dapat berakhir dengan sendiri.

Semuanya telah terjadi dan jangan sampai terulang kembali, kita hanya bisa menghimbau agar senantiasa berhati-hati, menggunakan kata-kata dan jemari, sebab memang ada pihak-pihak hobinya melaporkan hal yang terjadi, tak perduli hal tersebut bagian dari menjual diri. Selamat jalan MaheerAt-Thuailibi.

  • Bagikan