banner 728x90

Rektor Unmul Jawab Tuntutan Demo Aliansi Mahasiswa Unmul

  • Bagikan
banner 728x90

SAMARINDA – Tuntutan mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang melakukan unjuk rasa di depan gedung rektorat Unmul, Selasa (12/1/21) akhirnya mendapat jawaban dari Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya, M. Si

Jawaban tersebut disampaikannya kala ditemui awak media, sesaat setelah acara vaksinasi yang digelar Pemprov Kaltim, Kamis (14/1/21)

Dikatakan Masjaya terkait permintaan penggratisan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pihaknya menyetujui, namun dengan ketentuan yang sudah ditetapkan pihak rektorat.

“Yang di gratiskan adalah yang memenuhi syarat, yang berdampak sesuai dengan Peraturan menteri nomor 25 Tahun 2020. Isiannya adalah dibebaskan satu semester, kemudian diturunkan dan di cicil,” urainya.

Baca Juga :  UPAYA KRIMINALISASI, PEMBUNGKAMAN DAN OPERASI HITAM INTELEJEN TERHADAP PEJUANG PEMBELA HAM DAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALTIM DENGAN MENGGUNAKAN MODUS SWAB TEST COVID-19

Terkait dikeluarkannya SK Rektor No 02/KU/2021, Mantan PR II Unmul ini pun membeberkan alasannya.

“Nah, itulah yang kami buatkan Surat Keputusan sebagai penguatan supaya mereka menyampaikan ke kita. Semisal ada mahasiswa yang terdampak disampaikan di sertai dengan bukti-bukti pendukung,” ujar Masjaya.

Dilanjutkannya, bahwa jika memang bukti seperti yang dimaksudkan didalam SK yang diterbitkannya itu terpenuhi, maka memungkinkan untuk di Gratiskan.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kaltim Gelar RDP Bersama Pemprov Bahas Rekrutmen Direksi Dan Komisaris BUMD

“Bukti terpenuhi, UKT bisa gratis. Buktinya hanya 50 persen, penurunan juga 50 persen. Kemudian, dia kebetulan pembayaran sampai waktu yang sudah di tetapkan masih belum bisa bayar mau di angsur, bisa diangsur. Begitu kira-kira mekanismenya,” sambungnya

Masjaya juga menyampaikan dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan dengan Aliansi Mahasiswa Unmul dan akan membahas bersama-sama terkait tuntutan yang di sampaikan pada saat aksi kemarin.

“Mereka Insha Allahlah, kalau paham maknanya kemungkinan mereka akan menerima sebab akan susah juga nanti SK tersebut malah menjadi normal,” harapnya.

Baca Juga :  Abrasi Dibawah Jembatan Mahkota II Bertambah, Diduga Akibat Reklamasi

Diterangkannya kembali bahwa kehadiran SK tersebut memperjelas rambu-rambu untuk disampaikan ke masing-masing Fakultas, dimana verifikasi data akan dilakukan oleh Fakultas masing-masing.

“Saya tidak mau melihat ada mahasiswa Unmul gara-gara duit tidak bisa kuliah. Kalau memang tidak ada duitnya pada saat bersamaan dengan pembayaran sampaikan ke kita tentunya dilampirkan dengan bukti yang ada,” tutup Rektor yang sudah menjabat di periode ke duanya ini.(NITA)

  • Bagikan