banner 728x90

Rapat Koordinasi Dengan Menteri, Sekda Yakinkan Bontang Siap Laksanakan Pilkada

  • Bagikan
banner 728x90

BONTANG – Pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember, sebentar lagi memasuki tahapan pencabutan nomor urut, dan agenda-agenda yang berpotensi pengumpulan masa yang banyak, ditengah wabah pandemi COVID-19.

Mengingat hal itu, Jum’at siang (18/9/20) Pemkot Bontang mengikuti rapat koordinasi bersama dengan Menkopolhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian, beserta jajaran aparat pengamanan pilkada, dan pimpinan daerah lainnya.

Ditemui usai rapat, Sekda Aji Erlynawati mengatakan bahwa secara keseluruhan Bontang siap melaksanakan pilkada nanti, namun tetap mempertimbangkan zona merah yang masih jadi status penyebaran virus corona di Bontang.

Baca Juga :  Anggota KPU RI Positif COVID-19 Bertambah

“Memasuki tahapan Pilkada ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah terus gencar. Tapi tetap harus sesuai dengan prosedur. Apa yang harus dijalankan, Insyaallah udah siap semua,” ucap Aji Erlynawati, ditemuai usai rapat koordinasi, pada Jumat (18/9/20).

Saat ditanya mengenai, tahapan kampanye yang memperbolehkan bacalon menggelar konser musik, Aji mengatakan akan terus berkoordinasi dnegan tim Gugus Tugas.

Baca Juga :  3 RT Sekaligus, Dilalap Si Jago Merah Dalam Durasi 10 Menit Di Bontang Kuala

“Saya belum, update yang terkahir. Yang jelas tadi, dalam kerumunan maksimal 100 orang, dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Adapun ketentuan soal konser musik untuk kampanye Pilkada tercantum pada Pasal 63 ayat (1) huruf b Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020. Dengan syarat dibatasi maksimal 100 orang, menerapkan protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan gugus tugas di daerah.

Namun, ia menjelaskan hal itu tentunya masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Ia pun berharap, zona merah bisa segera terlewatkan.

Baca Juga :  Warga Jawa Inginkan Pemimpin yang Adil dan Merata

“Kita liat setiap hari, beritanya terus update, pasti yang namanya pusat, akan terus menyesuaikan. Saya juga yakin, mudah-mudahan zona merah segera berlalu,” harapnya.

Atas situasi tersebut, Sekda menegaskan bahwa kebijakan masih akan berubah, sembari memantau perkembangan penyebaran COVID-19 di Bontang.

“Insha Allah nanti masih akan berubah itu,” tutupnya. (PMN)

  • Bagikan