banner 728x90

PUPRK Nilai Pembangunan Folder Bontang Kuala Masih Memiliki Kendala Lahan

  • Bagikan
Tavip Nugroho,Kamis PUPR Kota Bontang
banner 728x90

BONTANG – Rencana Pemerintah Kota Bontang membangun polder pengendalian banjir di wilayah Bontang Kuala masih terkendala soal ketersediaan anggaran.

Diketahui Wali Kota Bontang Basri Rase, sebelumnya menyampaikan bahwa anggaran yang akan dikucurkan sebesar 38 Miliar. Dana tersebut berasal dari 10 miliar APBD dan 28 miliar dari Bantuan Keuangan Daerah (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur.

Berdasarkan informasi tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Tavip Nugroho menyampaikan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) polder untuk pengendalian banjir.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Sementara Lok Tuan, Sebut Pemkot Bontang Kurang Perhatian

“Jika Multiyears, maka akan ada alokasi anggaran untuk rencana pembangunan polder tersebut tentunya secara bertahap,” kata Tavip saat ditemui awak media, Senin (24/05/2021).

Namun secara teknis dengan menggunakan anggaran yang besar tentunya membutuhkan waktu yang panjang. Sampai saat ini pun ketersediaan lahan juga masih belum rampung.

“Lahan yang dimiliki pemkot di Bontang Kuala hanya sekitar 6 hektar, dan untuk pembangunan polder membutuhkan lebih dari itu, sesuai daya tampungnya,” sambungnya.

Baca Juga :  Pengedar Sabu Asal Desa Santan, Di amankan Polres Bontang

Yang jelas dalam pelaksanaanya diperkirakan akan berjalan jika ketersediaan anggaran memadai. Serta menunggu hasil kajian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

“Tunggu hasil rekomendasi dari tim ITS yang akan review soal penannggulangan banjir di Bontang,” ungkapnya.

Pada dasarnya secara kepemimpinan Basri yang singkat hanya tiga tahun, maka perlu sinegritas yang kuat soal penanggulangan banjir.

Baca Juga :  Takbir Keliling Ditiadakan, Dandim Bontang Menyarankan Takbir di Masjid dan Mushola

“Jika tidak cukup dengan menggunakan APBD maka akan mencari anggaran untuk, misalnya setiap tahun difokuskan untuk mengalokasikan anggaran 10 persen maka bisa saja di bangun untuk satu polder tersebut,” tutupnya.

  • Bagikan