banner 728x90

PTM di Bontang, Disdikbud Bakal Terapkan Intruksi Presiden

  • Bagikan
Pelaksanaan Ujian Tatap Muka SDN 003 Bontang Utara (Istimewa)
banner 728x90

BONTANG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Bontang akan sesuai instruksi skema Presiden Joko Widodo.

Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin mengatakan bahwa sebenarnya aturan PTM dari Presiden ini tak jauh berbeda dari teknis yang telah dirumuskan Pemkot Bontang.

Pasalnya, skema PTM yang ditetapkan akan membatasi dua kali dalam seminggu bagi setiap rombongan belajar (Rombel).

Baca Juga :  Kemendikbud Tiadakan Ujian Nasional, Kelulusan ditentukan Nilai Raport

Namun akan dilakukan secara bergantian setiap kelas. Artinya setiap rombel tetap melaksanakan PTM hanya dua kali dalam seminggu.

Proses penerapan pun akan dilakukan secara bertahap. Tidak semua kelas di setiap sekolah. Agar jumlah murid yang melaksanakan PTM tidak membludak.

“Sama aja maksudnya itu. Bedanya mungkin karena kita lakukan secara bergantian setiap kelas,” kata Saparuddin saat dihubungi awak media, Rabu (09/06/2021).

Baca Juga :  PB Al Washliyah Nilai SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah, Buat Suasana Riuh

Lebih lanjut, Saparuddin menegaskan skema PTM kedepan akan tetap menyesuaikan dari kebijakan Presiden Joko Widodo, setelah pentuk teknis telah diterima Pemkot Bontang.

“Kita pasti menyesuaikan karena itukan aturan. Makanya kami masih nunggu juknisnya,” ungkapnya.

Diketahui konsep PTM dari Presiden harus dilakukan secara terbatas, dengan jumlah peserta murid 25 persen dari total siswa.

Baca Juga :  Verifikasi Hampir Rampung, Disdikbud Pastikan PTM Juli 2021 Berjalan

Pertemuan dilakukan di sekolah hanya dua kali dalam seminggu, dengan batas maksimal belajar hanya dua jam per harinya. (*)

  • Bagikan