banner 728x90

PTM Bulan Juli Tunggu Hasil Verifikasi Tim Satgas Covid-19

  • Bagikan
Pelaksanaan Ujian Tatap Muka SD 003 Bontang Utara (Dok/ Jurnaltoday.id)
banner 728x90

BONTANG – Menjelang Persiapan Pembelajaran tatap muka (PTM) Juli, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang tinggal menunggu hasil verifikasi Tim Satgas Covid-19 Bontang.

Saparudin, Kabid Pendidikan Sekolah Dasar, Disdikbud Bontang, Mengatakan saat ini seluruh sekolah telah menyiapkan syarat prokes untuk PTM.

Persyaratan itu masih tengah diverifikasi tim satgas untuk memastikan kesiapan masing-masing sekolah. Sebab ada 19 syarat prokes yang harus dipenuhi setiap sekolah. Seperti, tempat cuci tangan, alat pengecekan suhu, serta beberapa item lainnya.

Baca Juga :  Disambut Antusias Warga, Pemimpin Baru Bontang Sampaikan Syukur dan Tegaskan Komitmen

“Kalau kesiapan sudah. Ini tinggal menunggu hasil pemeriksaan syarat standar prokes setiap sekolah,” Kata Saparudin saat ditemui awak media, Kamis (20/05/2021).

Selanjutnya pihaknya telah menerima laporan dari setiap sekolah. Sebab ada 85 persen sekolah yang memang bersepakat untuk melaksanakan PTM.

“Saya rasa tidak ada kendala. Hanya tinggal menunggu, kan tim satgas juga butuh waktu untuk verifikasi,” sambungnya.

Baca Juga :  Kasus Positif COVID-19 di Bontang Bertambah 19 Orang, 4 Orang dari Klaster Baru

Ia pun memastikan, PTM bakal tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni Juni nanti.
Karena sejauh ini, belum ada kendala yang dilaporkan tim satgas selama waktu verifikasi.

Jika hasil verifikasi bisa keluar sebelum jadwal PTM yang ditetapkan. Maka simulasi PTM akan digelar awal Juni. Sehingga pertengahan bulan, aktivitas mengajar di sekolah bisa resmi kembali dibuka.

“Insya allah pasti. Kesiapan prokes sekolah sudah matang semua dari pantauan Disdikbud. Karena kami awasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Rotasi Dalam Tubuh TNI, Dandim 0908 Bontang: Bagian Dari Penyegaran Organisasi Dalam Rangka Pembinaan Karir Prajurit

Saparudin kembali menjelaskan jika persiapan prokes disetiap sekolah sudah matang.

Sebab biaya untuk fasilitas prokes telah disiapkan dengan menggunakan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masing-masing.

“Makanya kami berani pastikan, karena sebagian anggaran Bos itu harus dialihkan ke prokes. Kecuali kasus Covid-19 kembali naik, nah itu diluar kehendak kita sudah,” tutupnya.

Reporter : Muhammad Faridzul Rifqi

  • Bagikan