banner 728x90

Politisi PKB Usulkan ke Pemerintah Bebaskan Biaya SAB, Bagi Warga Tidak Mampu

  • Bagikan
banner 728x90

JURNAL JAKARTA – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) usulkan pemerintah membebaskan biaya tes usap tenggorokan (swab) bagi warga tidak mampu guna mendeteksi ada atau tidaknya virus Corona atau Covid-19. Dengan begitu peta kasus virus semakin terbuka dan penanganannya juga lebih cepat.

“Ketika jumlah warga yang menjalani tes usap tenggorokan semakin banyak, tentunya akan terlihat gambaran penyebaran kasus di masing-masing daerah sehingga nantinya bisa ditindaklanjuti dengan penanganan yang efektif agar tidak semakin meluas,” kata Anggota Komisi VI Fraksi PKB (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Marwan Jafar, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga :  Kapolri: Gembong Perakit Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ketangkap

Kata Marwan, saat ini yang paling ditakuti adalah orang tanpa gejala (OTG) yang bisa menularkan virus corona kepada orang lain. Untuk itu, perlu ada upaya menggelar tes swab secara masif agar rantai penularan virus Corona bisa diputus.

Marwan yakin dengan anggaran yang tersedia saat ini cukup untuk menjalankan program tes swab Covid-19 secara gratis bagi warga miskin. Karena anggaran kesehatan untuk menangani Corona yang semula Rp75 triliun diperbesar hingga Rp89 triliunan.

Baca Juga :  WAFATNYA ULAMA, ALAM PUN TURUT BERDUKA

Tes swab dinilai lebih akurat, ungkap Marwan, dibandingkan dengan tes cepat (rapid test) Corona. Sementara di daerah, pemerintah setempat didorong untuk melakukan hal serupa menggratiskan biaya tes swab bagi warga tidak mampu.

“Pemerintah pusat hingga daerah sama-sama menggratiskan biaya tes swab Corona, maka penuntasan virus Corona tentunya akan lebih cepat karena rantai penularannya bisa segera teratasi,” kata dia.

Untuk menghindari adanya penyalahgunaan program tes swab Covid-19 gratis, maka perlu dilakukan pengawasan secara ketat agar tidak ada komersialisasi secara berlebihan di rumah sakit, terutama yang dikelola swasta.

Baca Juga :  DPP PKB Terbitkan Pakta Integritas Untuk Calon Kepala Daerah

Program tersebut supaya tidak membuat ketakutan masyarakat untuk membiayai dirinya karena faktor psikologis masyarakat merasa ketakutan menanggung biaya rumah sakit.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak fisik dengan orang lain serta mencegah kerumunan.(pp)

  • Bagikan