Penyekatan Dalam Kota, Diganti Patroli Keliling

  • Bagikan

BONTANG – Penyekatan dalam kota selama PPKM Darurat di Kota Bontang akan ditiadakan. Pemerintah akan berfokus kepada penjagaan di pintu ke luar masuk dan pantauan yang berfokus di lingkup kelurahan.

Meski tak ada penyekatan, Wali Kota Basri Rase mengatakan, akan tetap ada patroli keliling. Tiap Garda Isoman di kelurahan, boleh melakukan penyekatan di tiap RT yang memiliki angka kasus aktif yang cukup tinggi.

“Malam ini sudah tidak ada penyekatan. Jika kasus tinggi di salah satu RT. Di situ kita sekat, atau lakukan pembatasan,” kata Basri saat di temui usai menggelar rapat evaluasi PPKM, di Gedung Auditorium 3 Dimensi, Senin (19/07/2021) .

Kata Basri, hal ini merupakan hasil evaluasi PPKM beberapa pekan terakhir. Dia menilai kasus aktif bisa lebih diminimalisir jika difokuskan dalam penjagaan tingkat kelurahan. Tak hanya itu, roda perekonomian masyarakat juga bisa kembali berjalan.

“Ini instruksi kementerian. Cuma metode tiap daerah itu disesuaikan dengan kondisinya,” lanjutnya.

Selain perubahan skema penyekatan, pemerintah juga akan meninjau sektor yang menjadi penyumbang angka kasus terbanyak. Setelah itu, pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan, perihal upaya antisipasi yang bisa dilakukan.

Jika dari cluster perusahaan, kata Basri, pemerintah akan mengajak mereka untuk duduk bersama memikirkan solusinya. Misalnya dengan membatasi mobilitas karyawan, sampai merubah sistem cuti agar tak perlu keluar kota.

“Jangan, ada lagi cuti luar kota, tapi tetap dalam kota. Kalau bisa di undur cutinya, ya di undur,” terangnya.

“Surat edaran ini perintah pusat. Instruksi Mendagri. Wilayah yang tidak melaksanakan, akan dikenakan sanksi. Mulai dari pemotongan anggaran, hingga sanksi untuk kepala daerah,” lanjutnya. (*)

 

  • Bagikan