banner 728x90

Pembangunan Peti Kemas Loktuan Belum Ada Progress, Ini Komentar Amir Tosina

  • Bagikan
banner 728x90

BONTANG – Pembangunan pelabuhan peti kemas di Loktuan masih dalam proses pembangunan, namun sampai saat ini belum juga ada laporan terkait progress pembangunan pelabuhan yang jadi penopang ekonomi Bontang.

Hal ini menjadi pembahasan Komisi III DPRD Bontang bersama dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran (KKP), Dinas Perhubungan, Bapelitbang, dan otoritas pelabuhan kelas II untuk dimintai keterangan terkait progress pembangunan.

Ditemui usai gelar rapat kerja, Ketua Komisi III Amir Tosina mengutarakan bahwa tujuannya dalam mengagendakan rapat tersebut, ingin mendengar capaian yang telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  IPROC Berikan Dukungan Untuk ADIBAS, Untuk Selesaikan Perihal Ketenagakerjaan

“Seharusnya pihak-pihak terkait dapat menjelaskan kepada kami, sudah sejauh mana Masterplan yang sudah berjalan,” kata Amir sapaannya, setelah melakukan raker, pada Selasa (15/9/20).

“Saya juga menyangkan pada kesempatan ini pihak Pelindo tidak dapat hadir dalam Rapat Kerja yang membahas perkembangan pembangunan Pelabuhan Loktuan,” tambahnya.

Selain itu, Amir juga menambahkan setelah di bangunnya pelabuhan peti kemas di Kota Bontang, selanjutnya ia berharap Pemkot Kota Bontang dapat juga membangun Pelabuhan Penyebrangan antar pula dari Bontang ke Selawesi Barat yang sesuai standar.

Baca Juga :  Pemkot Bontang Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Bukti Pengelolaan Keuangan Baik

“Adanya pelabuhan penyebrangan kapal menjadi harapan bagi masyarakat kota Bontang, apa lagi dari pihak KSOP melalui Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Provensi menjanjikan sebuah Kapal yang telah diminta Dinas Perhububungan Kota Bontang,” ujarnya.

Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi pembangunan meliput pekerjan umum, perencanan pembangunan, dan perhubungan meminta kepada seluruh pihak- pihak terkait agar dapat melibatkan DRPD Kota Bontang dalam pembangunan Pelabuhan Loktuan tersebut.

“Jika permasalahan akibat pandemi Covid-19 saharusnya ada penjelasan kepada kami, agar aspirasi masyarakat yang sudah berharap penuh terhadap pembangunan pelabuhan, dapat diketahui bersama,” terangnya.

Baca Juga :  Jalur Khusus Pejalan Kaki Terlalu Tinggi, Akses Penyebrang Dinilai Terganggu

“Jika dalam waktu tiga bulan kedepan, belum ada proges yang jelas, maka kami akan kembali memanggil mereka terutama pihak Pelindo,” Imbuhnya

Diakhir, Amir Tosina berharap agar pemerintah dan pihak pelindo lebih aktif dalam melibatkan lembaga legislatif untuk mengawal pembangunan pelabuhan tersebut.

“Ini hanya saran dan kritik saya saja, agar kedepan Pemkot berserta Pelindo mau melibatkan DPRD dalam pembangunan Pelabuhan,” tutup Amir. (PMN)

  • Bagikan