banner 728x90

PANDEMI DI KUKAR SEMAKIN MASIF. Disdikbud Kukar Tinjau Ulang KBM TM

  • Bagikan
banner 728x90

TENGGARONG – Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kembali pembelajaran tatap muka (KBM TM) di awal tahun 2021 ini nampaknya masih sulit dilakukan di daerah-daerah. Pasalnya, masih ada beberapa daerah, kasus covid-19 belum juga menurun.

Di Kutai Kartanegara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bakal meninjau ulang pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020-2021.

Disdikbud Kukar memberitahukan hal ini lewat surat nomor P-1924/DPK/SET-1/421/12/2020 kepada para kepala UPT di Kecamatan, satuan pendidikan PAUD, SD, SMP. Berdasarkan informasi Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kukar, bahwa pandemi Covid-19 di wilayah Kukar semakin masif dan belum ada tanda-tanda menurun.

Baca Juga :  AYL-Soku Masih Lakukan Upaya Untuk Menjadi Calon Bupati Kukar, Setelah KPU Resmi Perpanjang Pendaftaran

“Sejak tanggal 4 Januari 2021 dan seterusnya, seluruh satuan jenjang pendidikan PAUD, SD, dan SMP di kabupaten Kutai Kartanegara agar menunda KBM TM di sekolah sampai ada pemberitahuan resmi dari Disdikbud Kukar,” kata Plt Kepala Disdikbud Kukar, Ikhsanuddin Noor dalam surat tersebut.

Menurut Ikhwanuddin, sekolah dapat menggelar rapat terkait dengan orang tua siswa terkait penyampaian materi protokol Covid-19. Undangan, daftar hadir, dan notulensi rapat tersebut dilampirkan bersama dengan surat persetujuan orang tua terkait KBM TM.

Baca Juga :  Aktivis Pemuda Daerah Kukar Meminta DPD PAN Untuk Bertemu Dengan Kepala Dingin, Selesaikan Masalah !

Plt Disdikbud ini juga mengatakan, ada kesepakatan orang tua murid dan sekolah yang dianggap perlu. Juga ada rekomendasi dari puskesmas/Pusban terdekat, ditambah lagi harus ada yang namanya Satgas Covid-19 di sekolah yang terdiri dari guru dan orang tua siswa.

Kepala sekolah mengajukan KBM TB ke Disdikbud Kukar dengan melampirkan fotokopi kegiatan-kegiatan tadi.

Baca Juga :  Sah! Presiden Joko Widodo Tanda Tangani Omnibus Law Cipta Kerja

“Yang ditandatangani bersama komite sekolah dan kepala UPT Layanan pendidikan Kecamatan masing-masing,” tandasnya. (*)

  • Bagikan