Pameran Tanaman Hias Diperpanjang, Wawali Jadi Pembina KTHB

  • Bagikan
Pameran tanaman hias di lapangan Kodim 0908 Bontang

BONTANG – Acara pameran tanaman hias di Lapangan Kodim 0908 yang sudah berlangsung selama 5 hari ini akan diperpanjang. Mulanya pameran yang direncanakan berakhir tanggal 10 Juni 2021 ini akan diperpanjang sampai hari Minggu 13 Juni 2021 mendatang.

Di pameran itu lebih kurang ada 21 tenant yang menjajakan berbagai macam tanaman. Dari tanaman hias, seperti aglo, philodendron, begonia sampai tanaman buah-buahan, seperti anggur dan lainnya.

Baca Juga :  Pengedar Sabu Asal Desa Santan, Di amankan Polres Bontang

Panitia pameran, Hayatri, yang juga merupakan anggota Komunitas Tanaman Hias Bontang (KTHB) sangat senang dengan adanya pameran ini.

“Alhamdulillah pengunjung lumayan ramai, jadi kita minta perpanjang pameran dan dibolehkan oleh Dandim malah diminta tiap bulan diadakan pameran seperti ini, kami yang tidak siap,” ujar Hayatri.

Pasalnya untuk mendatangkan tamanan dari luar kota membutuhkan penyegaran lagi dan untuk tanaman yang dibibit sendiri, perlu pembibitan lagi sekitar 3 bulan.

Baca Juga :  Pelabuhan Loktuan Kedatangan KM Binaiya Malam ini Tanpa Penumpang

“Kami siapnya kalau setahun dua kali, mungkin kami bisa,” lanjutnya.

Tak hanya dari Bontang saja, pemilik dari Mazaya Florist ini mengaku komoditas tanamannya banyak juga di beli oleh pembeli yang dari luar kota Bontang.

KTHB sendiri telah berdiri dari tahun 2006 dan telah menaungi 61 anggota. Rencananya mereka juga akan mengurus legalitas dari komunitas ini ke notaris.

“Kemarin sebelum pameran kita sudah sowan ke Bunda Najirah, beliau menyambut hangat dan menyanggupi untuk menjadi Pembina kita saat ini,” terang Hayatri.

Baca Juga :  MTQ Ke-42 Tingkat Provinsi Kaltim Resmi di Buka

Mewakili Komunitas Tanaman Hias Bontang, Haryatri berharap kedepannya pemerintah melihat ini menjadi prospek yang bagus yang bisa membantu perekonomian rumah tangga.

“Dinas Pertanian atau mungkin Dinas Pariwisata bisa membantu, kan kalau disediakan tempat untuk berjualan tanaman-tanaman yang indah itu bisa juga menjadi destinasi wisata juga,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan