Musrembang Tahun 2022, Pemkot Selaraskan Program Tepat Sasaran

  • Bagikan

BONTANG – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bontang menghasilkan Lima tawaran program strategis di tahun 2022. Hal itu berdasarkan revitalisasi sektor-sektor ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat.

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Amiruddin MP di agenda Musrenbang (RKPD) Kota Bontang, Selasa (30/3/2021).

Pihaknya merumuskan terdapat 5 poin program strategis dan tantangan pembangunan di tahun 2022, dalam menyusun rencana kerja.

Baca Juga :  GMNI Persiapan Bontang Desak Pemerintahan Baru Terapkan Role Model Pembangunan Kota Yang Visioner

“pengendalian penyebaran covid, pemulihan sektor ekonomi masyarakat, pengendalian banjir, stabilisasi suply jaringan air bersih dan Potensi kapasitas fiskal yang tarbatas,” kata Amiruddin saat menyampaikan pemapararan di gedung Pendopo rumah jabatan walikota Bontang, Senin (30/3/2021).

Selanjutnya Amiruddin mengatakan, Pihaknya bakal menyelaraskan musrembang tingkat kecamatan dengan pokok pikiran masyarakar yang diserap. Sehingga bisa selaras dengan rencana kerja perangkat daerah Kota Bontang.

Baca Juga :  Bontang terjadi 3 Penambahan Kasus COVID-19 Hari Ini

“mencatat usulan yang terakomodir pada Musrenbang tingkat kecamatan ada 293 usulan. Sedangkan usulan dari pokok pikiran (pokir) Dewan ada 497 usulan,” sambungnya.

Dikonfirmasi terkait itu, Pelaksana tugas harian (plh) Walikota Bontang Aji Erlinawati menyampaikan, penyusunan rencana pembangunan sesuai dengan RPJMD 2021-2026. Penyusunan prioritas pembangunan harus melihat visi dan misi Walikota terpilih.

Baca Juga :  Dinilai Dapat Hasilkan PAD, Basri Rase Akan Revisi Aturan Iklan Rokok

“Sesuai dengan visi pemerintahan selanjutnya yaitu Bontang harmoni, Bontang berkelanjutan, Bontang berdaya saing dan sejahtera,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya RKPD tahun 2022 maka selanjutnya setiap OPD menyusun program yang bermanfaat dan tepat sasaran.

“Untuk mengoptimalkan anggaran yang kian menyusut maka setiap OPD diminta untuk kreatif merumuskan program yang akan di reallisasikan 2022,” tutupnya. (Qy)

  • Bagikan