banner 728x90

Mengenal Vaksin Sinovac Made in China China yang Bakal Dipakai di Indonesia

  • Bagikan
banner 728x90

JAKARTA – VAKSIN Covid-19 buatan China dari perusahaan Sinovac Biotech sudah tiba di Indonesia. Vaksin ini diharapkan bisa mempercepat penyembuhan pasien infeksi Covid-19.

Vaksin Sinovac ini, sudah diserahkan ke PT Bio Farma melalui Kementerian Luar Negeri. Meski sudah datang di Indonesia, vaksin Covid-19 ini masih perlu melewati uji klinis tahap III.

Pada proses uji klinis tahap III itu, PT Bio Farma menjalin kerja sama dengan Universitas Padjajaran dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Perlu Anda ketahui, perusahaan farmasi asal China ini memang mengembangkan vaksin Covid-19 yang mana sudah diujikan pada koresponden penelitian sebelumnya. Hasil penelitian melaporkan bahwa tidak ada efek samping parah yang terjadi pada subjek penelitian di tahap dua.

Baca Juga :  Ustaz Abdul Somad Akan Isi Tausiah Nasional HUT JMSI dan HPN 2021

Dari tahap dua itu juga diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh menginduksi untuk menetralisir antibodi dalam 14 hari setelah dilakukan vaksinasi.

“Dengan data tersebut, bisa dikatakan bahwa vaksin Sinovac mampu menciptakan 90% antibodi pada subjek penelitian,” isi laporan ilmiah tersebut seperti dilansir dari bgr.

Penelitian ini mengharuskan koresponden mendapatkan dua kali suntikan vaksin, dengan jarak pemberian 14 hari. Di penelitian lain pemberian vaksin dilakukan dengan interval 28 hari, namun hasil penelitian belum dilaporkan lebih lanjut. Vaksin ini bekerja dengan membunuh virus untuk menghasilkan respons imun yang sama sebagai infeksi nyata.

Baca Juga :  KAMI Berikan Pernyataan Sikap Terkait Tewasnya Enam orang Anggota FPI

Vaksin ini, dipercaya menghasilkan antibodi di tubuh koresponden, hal tersebut berdampak baik bagi upaya melawan virus. Sebab, dengan adanya antibodi itu, akan menghalangi SARS-CoV2 yang berupaya menginfeksi sel paru, proses awal virus merusak tubuh.

Uji Klinis Tahap 3 Di Akhir Tahun

Menurut laman BRG, vaksin ini direncanakan akan selesai melewati uji klinis tahap 3 di akhir tahun. Negara yang siap berkolaborasi dengan SinoVac adalah Brasil, tepatnya akan dilakukan di Institute Butantan, Brasil.

Baca Juga :  Pratikno, Berita Nggak Benar Presiden Akan me-Reshuffle Menterinya di Kabinet

Brasil sendiri, telah menjadi salah satu episentrum penyebaran virus corona, dengan data Juni 2020, pasien Covid-19 di Brasil sudah mencapai 890 ribu kasus dengan 43 ribu di antaranya meninggal dunia.

So, bagaimana hasil penelitian vaksin Sinovac buatan China ini ketika diujikan di Indonesia maupun negara lain?

  • Bagikan