banner 728x90

Menaker Minta Maaf Bantuan Rp 600 ribu diundur

  • Bagikan
banner 728x90

JURNAL JAKARTA-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah meminta maaf disebabkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pekerja senilai Rp. 600 ribu yang bergaji Rp 5 juta tidak dapat dicairkan sesuai agenda.

Hal ini dilakukan kerena pihaknya masih perlu melakukan validasi data yang ada, meskipun kami telah memegang 2,5 juta rekening calon penerima bantuan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Validasi data berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) yang dibuat pemerintah paling lambat dapat dilakukan dalam empat hari untuk melakukan cek list. Kami mohon maaf, karena butuh kehati-hatian untuk menyesuaikan data yang ada. Ungkap Ida Fauziah dalam konfrensi pers di kantornya, Senin (24/8/20).

Baca Juga :  Ulang Tahun JMSI Yang Pertama, Lulus Administrasi Jadi Kado, Optimis 2021 Jadi Konstituen Dewan Pers

Pencairan BLT tersebut mundur dari rencana semula yang telah disampaikan.Sebelumnya Ida Fauziah menyatakan bantuan dimaksud akan secara simbolik akan disalurkan oleh Presiden Joko Widodo pada hari selasa (25/8/20)

Bahkan menurut Ida, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan proses BLT Rp. 600 ribu kepada pekerja yang bergaji dibawah Rp. 5 juta sudah dapat dicairkan hari ini lantaran saya telah mengeluarkan permenaker terkait Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah diterbitkan.

Baca Juga :  Ketua Umum Partai Gelora beri Ucapan HUT Al Washliyah yang ke 90

Sekali lagi kami memohon maaf, pencairan itu ternyata tak bisa dilakukan sesuai dengan agenda, sebab pencairan juga perlu dicairkan secara bertahap menyesuaikan data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Ujar Ida Fauziah

Saat ini telah tersedia data rekening calon penerima program subsidi upah/gaji sebanyak 13,7 juta dan masih dalam validasi ada 2 juta lagi rekening yang masih dalam proses validasi dan Insyaallah akan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah di tetapkan Pemerintah.Tegas Ida (PP)

Baca Juga :  KH. Ma'ruf Amin: Berharap agar Fintech Syariah Berkembang
  • Bagikan