banner 728x90

Masyarakat Abai, Kelurahan Api-Api Kini Masuk Dalam Zona Merah

  • Bagikan
banner 728x90

BONTANG – Aktivitas masyarakat yang kurang perduli terhadap keselamatan dari bahaya Covid-19 terlihat, dengan data yang menunjukkan peningkatan pasien corona.

Dari data rilis Promkes Bontang, per hari Minggu (03/01/21) kemarin. Kasus positif di Kelurahan Api-api sudah mencapai 156, dengan kasus aktif sebanyak 23 kasus.

Kelurahan Api-api, Bontang Utara, yang merupakan wilayah di daerah Bontang, dinyatakan sebagai wilayah yang masuk dalam zona merah, sebelumnya berstatus Zona Hijau.

Baca Juga :  Adibas Langsungkan Syukuran Jelang Pendaftaran di KPUD Bontang

Itu terlihat disetiap pengunjung cafe-cafe yang abai dengan pentingnya penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat menikmati kopi di tongkrongan.

Saat dikonfirmasi, Lurah Kelurahan Api-Api menghimbau kepada setiap pelaku usaha untuk laksanakan anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokolnya ditingkatkan, jadi satu meja biasanya empat orang, dibatasi cukup dua orang dan jangan dipenuhi,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Senin (04/01) pagi.

Baca Juga :  Remaja Meregang Nyawa, Usai Tabrak Pohon Depan Rudal Bontang

Dalam teknisnya nanti, petugas dari setiap pengurus RT akan diminta untuk lakukan penghimbauan kepada pemilik cafe. Agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain pemilik cafe, dirinya juga akan menginstruksikan kepada setiap RT untuk dapat secara masive menginformasikan kepada warga untuk menerapkan prokes.

“Masing-masing RT mengimbau untuk menerpakan protokol kesehatan,” tuturnya.

Pemerintah sebelumya mewacanakan untuk memasangi tanda untuk rumah-rumah yang didalamnya sedang dalam proses isolasi mandiri.

Baca Juga :  Basri Rase Minta Perusahaan yang Tak Kantongi Izin, Segera Laporkan Diri

Dirinya menyetujui hal tersebut, asalkan saat pelaksanaanya nanti tidak mendiskriminasi warga tersebut. Dengan dikucilkan dari tetangganya.

“masyarakat bisa saling menopang dan saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya. (PNM)

  • Bagikan