banner 728x90

Makan Korban Lagi, Buaya Selambai Lok Tuan Resahkan Masyakarat

  • Bagikan
Buaya Mulai Marak di Kawasan Selambai, Satu remaja jadi korban (Rifki)
banner 728x90

BONTANG – Kehadiran buaya pemangsa dikawasan wisata Selambai menelan korban lagi. Totalnya sudah 8 orang menjadi mangsa terkaman buaya.

Salah satunya Alfin (13) seorang pria remaja selambai Lok Tuan menjadi korban kedelapan, kaki sebelah kirinya nyaris putus akibat serangan buaya pemangsa, pada Sabtu (27/02/2021) lalu.

Sekira pukul 14.30 WITA sore, kaki sebelah kiri Alfian diterkam buaya saat asyik duduk bersama rekannya ditangga jembatan.

Bhabinkamtibmas Lok Tuan Aipda Ahmad Bajuri, menyampaikan saat itu Alfin berencana untuk ikut berenang dengan rekannya. Namun belum sempat berenang, anak itu baru menurunkan kakinya, seketika langsung diterkam buaya.

Baca Juga :  Pengusaha Bontang Tertangkap Edarkan Sabu. AKP Suyono Berjanji Beberkan Hari ini

“Dia belum berenang, baru duduk ditangga cuman kakinya lagi mainin air, pemanasanlah ceritanya. Tiba-tiba buaya langsung menyambar disertai gigitan, nyaris saja putus kakinya,” terangnya saat dikonfirmasi awak media.

Saat kejadian, Alfian sempat ditarik. Ia memegang erat anak tangga, dan memberikan perlawanan beberapa tendangan ke kepala buaya pemangsa itu. Akibatnya, korban mengalami luka pada kaki sebelah kiri. Kini dia telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga :  Suriati Masih Terlelap, Sementara Api Melahap Citra Mas Loktuan Dini Hari Tadi

“Lumayan parah dan sekarang sudah dibawah di UGD RS PKT. Alhamdulillah kondisi alfin warga RT 06 Selambai saat ini baik dan dalam perawatan tenaga medis,” ungkap bajuri

Kejadian serupa telah terjadi 8 kali. Salah satu anak remaja juga mendapat serangan dari buaya pemangsa Selambai, baru tiga hari yang lalu, Rabu (24/02/2021) lalu.

“Kami sudah pasang 10 papan peringatan, yah namanya anak-anak kadang kita tidak bisa kontrol, harapan kedepan buaya bisa direlokasi semuanya, karena kalau semakin berekembangbiak, tambah banyak malah susah dan tambah bahaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Jurnalis Bontang, Kecam Tindakan Represif Terhadap Nurhadi

Ia pun berharap agar pemerintah segara ambil sikap. Kalau bisa buaya pemangsa tersebut dibuatkan penangkaran.

“Saya sudah koordinasi dengan BKSDA Kaltim. Mungkin Selasa depan dia akan menangkap buaya tersebut. Namun kalau bisa buatkan saja penangkaran. Karena disini banyak buayanya, tutupnya. (Qy)

  • Bagikan