banner 728x90

Legenda Sepak Bola Dunia, Diego Maradona Tutup Usia

  • Bagikan
banner 728x90

“Satu lagi legenda sepak bola tutup usia akibat menderita serangan jantung. Diago Maradona. Engkau telah tiada. Namun, warisan buat pesepakbola selalu dikenang”

JAKARTA – Pesepak bola dunia, Diego Maradona, tutup usia di umur 60 tahun setelah menderita serangan jantung. Kabar mengejutkan ini datang hanya dua pekan setelah ia melangsungkan operasi otak.

Berita mengenai meninggalnya Diego Maradona dilaporkan pertama kali oleh pengacaranya, Matias Morla. Dengan cepat, kabar ini menyebar dan menjadi trending topic di sejumlah media sosial.

Baca Juga :  Pangkal Masalah Banjir Loktuan, Akibat Sedimen Menyumbat Drainase

Diego Maradona masuk rumah sakit pada 11 November 2020 karena pendarahan di otaknya. Beberapa hari berselang, berdasarkan klaim Dr. Leopoldo Luque, berjalan dengan baik, sehingga sang maestro diperbolehkan pulang seraya melanjutkan pengobatan.

Maradona, yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa, membantu Argentina memenangkan Piala Dunia 1986, puncak karier yang termasyhur.

Dia bermain untuk beberapa tim kuat seperti Boca Juniors, Napoli dan Barcelona selama karier sepak bolanya dan dipuja oleh jutaan orang di seluruh dunia karena keterampilan briliannya.

Baca Juga :  Kedai Kopi Setiap Hari jadi Tempat Ngopi Unik Rasa Manusia di Samarinda
Maradona membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986, yang diwarnai dengan gol “tangan Tuhan” yang sangat terkenal itu.

Ia juga sempat membuat kontroversi yang menggegerkan dengan gol Tangan Tuhan. Maradona melakukan aksi tersebut kala berhadapan dengan Timnas Inggris pada Piala Dunia 1986.

Sempat Dinyatakan Sehat Walafiat
Sang pengacara, Matias Morla yang belakangan ini menjadi orang terdekat Diego Maradona, di sisi lain, takjub dengan apa yang ia saksikan. Ia mengklaim bahwa kliennya itu menjalani masa tersulit.

Baca Juga :  Zulkifli Hasan: Ketika Al Washliyah Berdiri Perjuangan Umat Islam Menggelora di Seluruh Nusantara, Selamat HUT Yang Ke-90

Ia bahkan mengaku sempat takut Diego Maradona meninggal dunia karena pendarahan internal yang terjadi dekat otaknya.

“Diego mengalami masa yang sangat sulit, itu adalah saat tersulit dalam hidupnya dan saya pikir itu adalah keajaiban bahwa pendarahan terdeteksi di kepalanya karena itu bisa mengambil nyawanya,” kata Morla pada hari Rabu, berdasarkan laporan Cadena Cope .

‚ÄúPuji Tuhan, bahaya itu lenyap berkat intervensi hebat dari Dr. Leopoldo Luque (ahli bedah saraf dan dokter umum Maradona), karena dia mendeteksinya pada waktunya.”

Kini Diego Maradona telah tiada. Namun warisannya buat sepak bola akan senantiasa abadi.(*)

Sumber: Daily Mail

  • Bagikan