Lapas Pemuda Madiun Gandeng BNNK Nganjuk Lakukan Tes URINE Untuk Petugas Dan WBP

  • Bagikan
Kalapas Ardian Nova Christiawan baju PDL dan Dokter Pras tim Dokter BNNK Nganjuk

MADIUN – Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun (Lasdaun) klaim bahwa jajaran pejabat dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) negatif narkotika. Hal itu setelah dilakukan test urine dadakan yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk.

Kalapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Ardian Nova Christiawan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sengaja dilakukan mendadak. Untuk membuktikan bahwa Lapas Kelas IIA Madiun linear dengan peraturan Kemenkumham, yakni bersih dari narkotika.

“Kami berupaya penuh untuk memerangi narkoba, diawali dulu dari petugas-petugasnya harus bersih. Agar dapat melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap para WBP yang ada di dalam lapas dengan baik,” jelas Kalapas Ardian Nova setelah menerima hasil negatif tes urine dari BNN Nganjuk di Ruang Sidang TPP Kantor Teknis Lt 2, Selasa (08/06/2021).

Baca Juga :  HRS Harus Hadapi Kasus Lama Dugaan Chat Mesum Setelah PN Jaksel Cabut SP3

Menurutnya, integritas kuat yang dimiliki WBP merupakan indikator keberhasilan rehabilitasi yang dilakukan Lasdaun. Dimana WBP didampingi tahap demi tahap untuk benar-benar terlepas dari jeratan narkotika. Dan diajari disiplin tinggi agar tidak kambuh dari narkotika.

“Kita ada program rehabilitasi dengan mempertebal iman mereka (WBP). Kita pastikan mereka mampu mengendalikan diri untuk menghindari potensi-potensi kembali ke barang haram tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Kalapas Ardian Nova memaparkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya untuk memutus peredaran narkotika. Tetapi sebagai bentuk integritas nyata dari petugas Lapas dan WBP.

“Hasil tersebut menunjukkan tidak ada lagi peredaran narkotika di Lapas Kelas IIA Madiun,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Bontang Inginkan Pilkada Damai Tanpa Money Politic

Kalapas Ardian Nova menjelaskan, bahwa peredaran narkotika ada dikarenakan lemahnya pengawasan. Sehingga membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk memerangi narkotika.

“Seluruh pejabat dan petugas lapas juga ikut test urine. Mereka negatif semua. Kalau petugas terjerumus, bagaimana mereka mau mengarahkan napi ke jalan yang benar? Sebagai penegak hukum memang tidak boleh terjerumus hal seperti itu. Hasil negatif tadi sebagai bukti,” kata Ardian Nova.

Kegiatan tes urine dimulai Pukul 08.00 WIB sampai dengan Pukul 11.00 WIB. Test urine tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, tak terkecuali Kalapas, pegawai dan WBP. Kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, wajib masker dan physical distancing.

Baca Juga :  Almarhum Adi Darma, Dimata PDI Perjuangan

“Terima kasih terhadap pihak BNNK Nganjuk yang telah bersinergi dan berkoordinasi dengan baik. Untuk kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lapas Pemuda Madiun,” tutup Kalapas Ardian Nova.

Sementara itu, Kasi P2M BNNK Nganjuk, Setiawan, mengapresiasi hasil negatif dari test urine di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Dia berharap agar komitmen bersih narkoba dapat dipertahankan. Sehingga berkontribusi memutus mata rantai narkotika di Indonesia.

“Ini bukan hanya bentuk komitmen dari Lasdaun, tetapi juga bentuk perang terhadap narkotika. Agar Indonesia menjadi lebih baik,” tandasnya. (*)

  • Bagikan