banner 728x90

Lahan untuk Uji Kir di Lok Tuan Dinilai Kurang Strategis

  • Bagikan
Kunjungan Komisi III DPR ke Salah Satu Lokasi Perencanaan UJi Kir
banner 728x90

BONTANG – Komisi III DPRD Bontang bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) dan Kelurahan Loktuan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat lahan Gedung Uji Kir yang akan berlokasi di Lok Tuan, samping Koramil 0908-01.

Anggota Komisi III, Faisal menyatakan, pembangunan uji kir ini salah satu hal yang mendesak,

“Supaya masyarakat kita yang mempunyai kendaraan tidak jauh lagi meng-KIR mobilnya bolak-balik samarinda menghabiskan biaya yang cukup besar,” ujarnya.

Dari hasil rapat sebelumnya diketahui Dishub sudah memiliki dokumen lengkap, bahkan telah melakukan pematangan lahan.

Baca Juga :  Lagi, Mantan CS PT CSM Layangkan Aduan ke Dewan

Selain itu detail engineering design (DED) untuk membangun, pun sudah ada untuk lokasi itu. Pihaknya kini tinggal menunggu anggaran pembangunan.

Disisi lain ternyata pihak DPRD Bontang juga telah membuat rencana cadangan untuk Gedung Uji Kir, di Bontang Lestari.

“Cuma saya enggak tahu pasti apakah DEDnya sudah muncul waktu itu atau belum, kalau ditempat ini yakin, sudah muncul karena sadah saya lihat kemarin,” ujar Faisal.

“Walaupun nanti belum ada disana tapi lebih pas di Bontang Lestari, kita arahkan kesana,” lanjutnya.

Baca Juga :  Wacana Pelabuhan Batu Bara Lok Tuan Andi Faiz Minta Masyarakat Sikapi Secara Objektif

Faisal menyampaikan bahwa lokasi ini, juga sangat diinginkan Dishub, untuk pembangunan Gedung Uji Kir. Namun, pihak Kelurahan Lok Tuan, juga menginginkan lahan tersebut dijadikan sebagai Kantor Kelurahan.

Selain itu, untuk pembangunan Gedungedung Uji Kir, harus memiliki lahan yang luas dan strategis. Sementara Lok Tuan sendiri terbilang cukup ramai.

,”Sedangkan uji kir itu bukan saja kendaraan kecil tapi kendaraan beroda banyak juga. Bagaimana akses masukna nanti?,” kata Faisal.

Luasan lahan untuk perencanaan pembangunan Gedung Uji Kir ini diperkirakan mencapai 0,8 hektar. Sedangkan menurut Faisal, daerah-daerah lain tidak ada yang luasnya di bawah 1 hektar.

Baca Juga :  Hanya Punya Wewenang Verifikasi Data, Rusli : Hak Daerah Dikebiri

“Jangan sampai nanti sudah berteriak-teriak bangga bisa bersama Pemkot Bontang ingin memperjuangkan untuk berdirinya kantor Kir tapi tidak memenuhi standar,” kata Faisal.

Komisi III menjadwalkan minggu pertama dibulan Juni nanti, mereka akan berkunjung ke Kementrian Perhubungan bersama Dishub untuk mengetahui secara langsung, luasan pembangunan uji kir.

“Walaupun Dinas Perhubungan akan menyampaikan, ini sudah cukup. Tapi dari segi keyakinan kami, kami akan mempertanyakan lagi,” kata Faisal.

Reporter : Ayu Ariesta

  • Bagikan