Kena OTT KPK, Nurdin Abdullah: Saya Tidak Tahu Apa-Apa, Demi Allah!

  • Bagikan
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dihadirkan saat Konfrensi Pers terkait penetapannya sebagai tersangka di gedung KPK

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengaku tidak tahu apa apa terkait kasus yang menjerat dirinya hingga terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya ikhlas menjalani proses hukum. Karena memang kemarin itu kita ga tau apa-apa. Ternyata Edy (Edy Rahmat) itu melakukan transaksi tanpa sepengetahuan saya. Saya tidak tahu, demi Allah! Demi Allah!” kata Nurdin Abdullah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga :  Jelang Buka Puasa, Rutan Samarinda Bagi Takjil Untuk Pengguna Jalan

Ia pun meminta maaf kepada warga Sulsel setelah ditetapkan tersangka oleh KPK lantaran telah jadi tersangka atas kasus dugaan suap proyek di Sulsel. “Saya mohon maaf,” kata Nurdin

Diketahui, dalam kasus tersebut KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, mereka adalah Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Edy Rahmat (Sekdis PUTR Provinsi Sulawesi Selatan), dan Agung Sucipto (kontraktor) sebagai pemberi suap.

Baca Juga :  Salah Satu Pelaku Unlawful Killing Enam Laskar FPI, Tewas Akibat Kecelakaan

Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangan persnya mengatakan, Nurdin Abdullah ditangkap KPK karena menerima uang Rp2 miliar melalui Edy Rachmat, juga sempat beberapa kali menerima uang suap dari kontraktor lainnya.

“Selain itu NA juga diduga menerima uang dari kontraktor lain diantaranya sebagai berikut pada akhir tahun 2020, NA menerima uang sebesar Rp200 juta. Pertengahan Februari 2021, NA melalui SB menerima uang Rp1 Miliar dan awal Februari 2021, NA melalui SB menerima uang Rp2,2 Miliar,” tuturnya. (Red/*)

Baca Juga :  KPK Tahan Sebelas Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
  • Bagikan