banner 728x90

Ka Rutan Kelas IIA Samarinda lakukan kunjungan ke Polsek Sungai Pinang dan Bapas Samarinda

  • Bagikan
banner 728x90

Kordinasi tahanan serta pelayanan pembebasan narapidana di dakukan rutan Samarinda, ke Polsek Sungai Pinang serta Bapas.

JURNALTODAY.ID SAMARINDA – Sinergisitas yang baik antar instansi terkait pasti akan meningkatkan mutu kerja pelayanan. Kordinasi di sertai silahturahmi jelas di perlukan dalam melakukan sinergisitas kerja.

Dalam upaya meningkatkan kerja pelayanan, Rutan Kelas IIA Samarinda, Jumat (13/11/20) menyambangi Polsek Sungai Pinang serta Bapas Samarinda. Kunjungan di lakukan terkait pelayanan penitipan tahanan serta pelayanan pembebasan bersyarat serta asimilasi covid 19.

Rutan Samarinda yang hingga kini menampung kurang lebih 1012 narapidana berperan besar dalam kerja sama antar instansi terkait pelayanan tahanan. Sederhana nya, dalam kerja pemberantasan tindak pidana yang di lakukan pihak kepolisian, rutan tentu menjadi mitra yang berperan besar. Selain pembinaan juga pemastian menampung para pelanggar tindak pidana tersebut.

Saat di temui awak media, Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren menjelaskan, kunjungan yang di lakukan oleh nya berserta jajaran Kepala Pengamanan Rutan (KPR) serta Kasubsi Pelayanan Tahanan dalam kepentingan kordinasi antar instasi.

Baca Juga :  Menteri Edhy Terkana OTT KPK, Jokowi: KPK Bekerja Profesional

Khusus kunjungan ke polsek sungai pinang di lakukan terlebih dahulu, karena secara teritori sangat dekat. Selain terkait tahanan juga soal keamanan di seputar teritori. Kunjungan serupa juga akan di lakukan ke seluruh polsek yang ada di Samarinda.

“Ia, silahruhami itu pentingkan. Apalagi secara instansi kami ini rekanan, tentu banyak hal yang perlu di kordinasikan, saat ini saya berkordinasi terkait penitipan tahanan, karna di situasi covid 19 ini ada hal baru yang mesti kami antar instansi rekanan ini bicarakan,” Ucap Alanta.

Situasi covid ini membuat kedua instansi ini harus memastikan semua tahanan terbebas dari covid.

“yang biasa nya kita memastikan kesehatan secara umum, saat ini kita juga harus memastikan tahanan yang akan di titipkan ke rutan harus terbebas dari covid,” jelas Alanta Imanuel.

Baca Juga :  Penyidikan Kasus Korupsi PT Jasindo Terus Berjalan. KPK Panggil Empat Saksi Hari Ini

Lanjutnya, “Kunjungan kami hari ini beserta jajaran sangat di sambut baik oleh pak Rengga selaku Kapolsek Sungai Pinang,”

Selain memastikan kordinasi terkait penitipan tahanan. Pihaknya juga berkunjung ke Balai Pemasyarakatan ( Bapas ) Samarinda guna berkordinasi pelayanan tahanan khususnya pembebasan bersyarat serta asimilasi covid 19.

Di ketahui sejak 3 bulan terakhir pihak Rutan sudah memberikan pelayanan pembebasan bersyarat serta asimilasi covid kurang lebih ke 200 orang narapidana. Artinya selama tiga bulan terakhir ada 200 orang lebih napi yang bebas dari rutan Samarinda.

Terkait kunjungan pihaknya ke Bapas Samarinda, Karutan berusia muda ini menjelaskan, “kordinasi ini memperdalam kerja bareng kami dalam memberikan pelayanan khusus nya terkait hak kebebasan para napi baik dalam program Pembebasan Bersyarat serta program Asimilasi Covid,” Jelas Alanta.

Lanjutnya, karna dalam proses pemenuhan syarat kebebasan dari program yang ada saja Bapas sudah ikut terlibat, misal nya dalam sidang Litmas (Penelitian Masyarakat).

Baca Juga :  Oknum Kepala Dinas melaporkan balik setelah dirinya dilaporkan Seorang Janda yang minta dinikahi

Selain itu, narapidana yang di nyatakan bebas dalam program Pembebasan Bersyarat serta Asimilasi Covid juga masih dalam pemantauan Bapas. Misal nya syarat wajib lapor bagi narapidana yang bebas bersyarat.
Hal itu yang sangat perlu kami kordinasikan dengan pihak Bapas Samarinda. Sejauh dalam kunjungan pihak nya menjelaskan, Bapas Samarinda menyambut dengan baik.

“Kami berdiskusi cukup panjang dengan pak Herry selaku Kepala Bapas Samarinda.” Ucap Alanta.

Rutan Samarinda juga sedang bekerja ekstra dalam melakukan pelayanan, karna untuk program Asimilasi Covid hanya akan berlaku hingga bulan desember 2020. Pihaknya akan terus melakukan pelayanan ekstra bagi semua warga untuk bisa bebas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami harus memastikan warga binaan kami mendapatkan hak nya dalam hal ini asimilasi, selain itu hal tersebut juga bisa mengurangi beban over kapasitas hunian di rutan samarinda.” Tegas Alanta (*)



  • Bagikan