banner 728x90

Jaga Arus Mudik Lebaran, Bontang Siapkan 300 Personel Gabungan

  • Bagikan
Apel Operasi Ketupat Mahakam 2021 (Jurnaltoday.id)
banner 728x90

BONTANG – Menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1442 H, Polres Bontang akan menurunkan 300 personel gabungan TNI/Polri serta Pemerintah Kota Bontang.

Kapolres Bontang, AKBP Hanfiah Martunas Siringoringo mengatakan, pengamanan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang akan datang atau keluar dari Kota Bontang melalui jalur darat.

“Beberapa pos sedang kita persiapkan, sedang kita dirikan. Nanti personel kita tempatkan untuk melakukan Operasi Ketupat Mahakam. dalam operasi tersebut tentunya menyiapkan, pos pengamanan, pos penjagaan, dan pos terpadu,” kata Hanifah Saat usai melaksanakan apel gabungan, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga :  Ditolak Banyak Pihak, Dishub Kekeh Ingin Aktivitas Bongkar Batu Bara di Pelabuhan Lok Tuan

Selanjutnya, ia menyampaikan, Operasi Ketupat Mahakam dilaksanakan selama 12 hari. Terhitung mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Dalam operasi ketupat nantinya akan didirikan 5 pos, yakni pos tugu selamat datang Bontang, pos pelayanan terminal bus Kanaan, pos Pelabuhan Lok Tuan, Pos Tanah Datar, dan pos Marang Kayu.

“Karena ini operasi terpusat, jadi sudah ditentukan oleh Mabes Polri waktu pelaksanaannya, semaksimal mungkin pengamanan akan diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Neni Mewariskan Tampuk Kepemimpinan DPD II Golkar ke Putranya

Di lokasi yang sama keterangan juga didapatkan dari Kodim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda, pihaknya mendukung penuh kegiatan Operasi Ketupat Mahakam 2021.

“Untuk menjalin sinergitas pengamanan pihaknya akan menurunakan pasukan sekitar 65 orang dari Kodim dan Rudal untuk memback up pos yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya.

Dirinya juga tidak henti-hentinya menghimbau, kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, saat perayaan hari lebaran idul fitri.

Baca Juga :  Garda Isoman Kelurahan Api-api Berjalan Besok, Pihak RT Siap Berpartisipasi

“Tak lupa juga dengan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, mari bantu pemerintah dalam menekan persebaran virus COVID-19 di Bontang,” tutupnya. (Qy)

  • Bagikan