Hikmah di Balik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

  • Bagikan

Penulis: Aswan Nasution


Indonesia saat ini sedang berduka yang mendalam atas jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 CGK-PNG tujuan Pontianak jatuh di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Kabar mengenai kecelakaan pesawat sriwijaya air tersebut, tentu kita meyakini dibalik setiap musibah yang terjadi pasti ada hikmahnya.

Kabar mengenai kecelakaan pesawat sriwijaya air, menyimpan duka mendalam yang turut dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Pastinya bukanlah hal yang mudah merasakan musibah yang besar ini bagi semua kita.

Apalagi yang namanya musibah tidak pernah kita mengetahuinya kapan datangnya dan dimana kejadiannya serta tanpa ada pemberitahuan terlbih dahulu.

Bahkan keluarga yang ditinggalkan tidak mendapat firasat atau tanda-tanda apa pun sebelumnya tentang musibah yang akan menimpa keluarganya.

Baca Juga :  TRANSFORMASI AL JAM'IYATUL WASHLIYAH

Seperti musibah kecelakaan yang menimpa atau hilangnya peswan sriwijaya air tersebut, tidak ada yang menyangka, hal itu bisa saja terjadi bahkan kru pesawat pun tidak menaruh firasat buruk atas penerbangan mereka kala itu.

Mengingat bahwa segala peristiwa yang terjadi, adalah kehendak Allah SWT, yang dibalik itu pasti selalu ada hikmahnya.

Tinggal lagi, sekuat apa manusia bisa mensikapinya dan menggali hikmah yang terpendam dibalik musibah itu.

Marilah kita ambil dari suatu musibah yang terjadi tersebut sebagai ‘itibar dan pelajaran yang paling berharga bagi kita semua itu adalah merupakan takdir dan kehendak serta ketentuan dari Allah SWT terhadap manusia.

Baca Juga :  Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) merilis Catatan Akhir Tahun 2020 (Catahu) dan Proyeksi Tahun 2021

Manusia, memang cenderung memiliki pemahaman yang beragam tatkala melihat suatu peristiwa yang terjadi di muka bumi ini.

Cara terbaik saat menyikapi situasi ini adalah dengan mengembalikan seutuhnya kepada Allah SWT, Dialah Dzat yang menghendaki semua peristiwa apa yang terjadi.

Dengan demikian yakinlah kita bahwa di balik semua itu ada maksud yang sesungguhnya jauh lebih besar dibandingkan besarnya suatu peristiwa.

Musibah itu rasanya bagaikan mimpi buruk, namun kejadian ini adalah sebuah kenyataan dan fakta yang merupakan sebagian ayat-ayat kekuasaan Allah SWT.

Tentu semuanya kita sebagai umat yang beragama, turut mengucapkan belasungkawa atas musibah jatuhnya pesawat sriwijaya air SJ 182 CGK-PNG tujuan Pontianak yang jatuhnya sekitar di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Baca Juga :  Penyegaran Gerakan Kaum Muda Progresif Pasca Reformasi

Kita sampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini, dan mendoakan, semoga diterima amal bahktinya di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan atas cobaan musibah ini.

Sebagaimana Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur’an tentang apabila datang musibah itu datang kepada manusia, maka katakanlah :

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “INNA LILAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)”. (QS. Al-Baqarah : 156).

Wallahu A’lam Bish Shawab.

  • Bagikan