banner 728x90

Hari Pertama Operasi Ketupat, Jalur Keluar Masuk Bontang Dijaga Ketat

  • Bagikan
Satuan Gabungan yang ditugaskan di Jalur Keluar Masuk Bontang (Rifqy/Jurnaltoday.id)
banner 728x90

BONTANG – Hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2021, jalur masuk Bontang dijaga ketat.  Terpantau ada 24 petugas yang melaksanakan penjagaan di beberapa pos jaga.

Kodim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda menyampaikan, pelaksanaan penjagaan ini dilakukan untuk mengurai adanya lonjakan pemudik. Saat ini, pihaknya sedang memenuhi kelengkapan pos penjagaan yang masih kurang.

“Tentunya penjagaan ini tak terlepas dari item yang terkandung dalam Surat Edaran No 6 tahun 2021, saat ini juga kami sedang melengkapi infrastruktur pos penjaga Karena akan ada penjagaan selama 24 jam maka kelengkapan pos keamanan harus dioptimalkan,” kata Choirul Huda saat ditemui awak media, di pos penjagaan tugu selamat datang Bontang, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga :  Tinjauan Lapangan, DPMPTSP Mendapati 7 Bangunan Rumah Tak Berizin

Dalam teknis pengawasan, petugas diberikan pembekalan berupa identifikasi kendaraan yang dinilai dari luar Bontang.

“Dalam pemeriksaan bisa ketahui kendaraan mana saja yang tidak berasal dari Bontang, semua sudah dibekali kepada petugas, jadi dipastikan setiap kendaraan selalu dalam pantauan petugas,” sambungnya.

Namun ada berapa kelonggaran yang diberikan untuk masyarakat yang berada di perbatasan Bontang, contohnya masyarakat yang berada di Kilo 8, Simpang Sangatta, dan sekitarnya diberikan kemudahan masuk ke Bontang.

Baca Juga :  Rayakan Lebaran Dalam Suasana Pandemi, Ini Pesan Junaidi

“Untuk masyarakat sekitar tidak perlu melampirkan surat keterangan rapid antigen, namun mereka juga diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan di mana mereka berada,” lanjutnya.

Di tempat yang sama Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Imam Syafii  mengatakan, pihaknya menempatkan 24 personil yang berjaga dan menggunakan mekanisme pembagian waktu kerja (shift).

“Personil tersebut dari TNI/Rudal 4 orang, Polisi 8 orang, Dishub 2 orang, Kodim 1 orang, Polisi Militer 1 orang, Senkom 2 orang, Orari 1 orang, Dinkes 2 orang dan Satpol 2 orang. Nantinya shift kerja dibagi menjadi tiga waktu, bergantian setiap 8 jam,” tegasnya. (Qy)

Baca Juga :  Basri : Rumah Kreasi Milenial adalah Solusi Tepat Bagi Generasi Muda Bontang

  • Bagikan