banner 728x90

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terjaring OTT, Barang Bukti Berupa Koper Isi Uang Rp 1 Miliar

  • Bagikan
Nurdin Abdullah memakai topi biru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bersama Petugas KPK menuju ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, Sabtu 27 Februari 2021. Foto: ist
banner 728x90

JAKARTA – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat, 26 Februari 2021, malam. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan seorang kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala daerah yang diamankan oleh KPK tersebut diketahui belakangan merupakan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengamini informasi OTT Nurdin Abdullah.

“Betul, hari Jumat tanggal 26 Februari 2021 tengah malam, KPK melakukan giat tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah sulsel,” kata Gufron, Sabtu (27/02/2021), kepada awak media.

Baca Juga :  Berantas Narkoba!! Kanwil Kemenkumham Kaltim Bentuk Tim Investigasi

Ghufron masih belum bisa membeberkan lebih detail ihwal kronologis OTT di Sulawesi Selatan ini. Ia berjanji akan segera mengumunkannya ke publik.

“Kami masih bekerja belum dapat memberikan penjelasan detil siapa saja dan dalam kasus apa, Nanti pada saat, kami KPK pasti menyampaikan kepada publik,” pungkasnya.

Dari Sprin.Lidik-98/01/10/2020 yang diterima media ini, Tim KPK telah mengamankan beberapa orang antara lain AS Kontraktor, (64); N (Sopir AS , (36) SB Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri, ( 48), ER Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan); I ( Sopir ER).

Baca Juga :  Nasrullah: Akan kami pantau dana kampanye masing-masing paslon

Barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK sendiri, sebanyak koper yang berisi uang sebesar Rp. 1 Milyar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Tim KPK kemudian langsung membawa  Nurdin Abdullah,   dan Rombongan langsung ke KLINIK TRANSIT di Jln. Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan Swab antigen Untuk persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanudin. Tim KPK dan Rombongan di kawal oleh 4 orang Anggota Detasemen Gegana

Baca Juga :  Viral Pemukulan Camat, Eko Wulandanu Serukan Perlawanan Terhadap Tambang ilegal

Kemudian pada pukul 05.44 Wita rombongan selesai melaksanakan pemeriksaan Swab antigen dan menuju Bandara Sultan Hasanudin untuk berangkat ke Jakarta menggunakan Pesawat Garuda GA 617 yang kemudian Tim Dan Rombongan Memasuki Gate 2 untuk keberangkatan ke Jakarta pada pukul 07.00Wita. (redaksi)

  • Bagikan