Evaluasi dan Akselerasi Vaksinasi Covid di Bontang

  • Bagikan
Rakor Evaluasi dan Akselerasi Vaksinasi Covid 19 Kota Bontang

BONTANG – Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Akselerasi Vaksinasi Covid 19 kali ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Aji Erlynawati, bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awanglong, Jumat (11/06/2021).

Dihadiri Wakil Wali Kota Najirah, Kepala Kejari Bontang, Forkopimda dan OPD Bontang, mereka bersama membahas evaluasi dan akselerasi vaksin Covid 19 yang kemarin sempat tertunda karena pagelaran MTQ.

“Saya meminta maaf masalah vaksinasi ini jadi terabaikan sedikit, yang biasa nya kita bahas secara rutin karena sibuk MTQ kemarin, alhamdulillah sekarang kita mulai lagi, kita evaluasi dan akselerasi,” ujar Aji.

Baca Juga :  Dinkes Sayangkan Rendahnya Partisipasi Pedagang Pasar Untuk Vaksinasi Covid 19

Kepala Dinas Kesehatan, Bahauddin dalam rakor tersebut memaparkan progres dari cakupan vaksinasi Covid 19 di Kota Bontang per tangal 5 Juni 2021. Pada Tahap I dan Tahap II bisa dikatakan cukup berhasil meskipun masih ada beberapa jumlah sasaran yang tidak mencapai target.

“Salah satu yang cukup tinggi juga di Kaltim,” ujar Bahauddin

Meski begitu, dirinya mengatakan dalam vaksinasi ini ada saja kendala dan tantangan yaitu keterbatasan gedung tempat pelaksanaan vaksin massal, partisipasi masyarakat yang rendah, diawal dropping vaksin tidak lancar, mobilisasi masyarakat yang kurang juga kategori sasaran yang di tetapkan oleh Kemenkes berubah-ubah.

Baca Juga :  DPRD Bontang, Dorong Penjagaan di Tugu Selamat Datang Bontang, Perlu Kembali Dilakukan

Menanggapi paparan tersebut, Wawali pun menyampaikan arahannya. Najirah mengatakan mengenai kendala tempat memang kemarin terbentur MTQ jadi lokasinya dibuat untuk itu.

“Tapi nanti kedepan akan diutamakan untuk vaksinasi ini agar tidak lagi tertunda,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa sekarang keterlambatan dropping vaksin tidak lagi terjadi, jadi mestinya harus bisa melaksanakan kembali vaksin sesegera mungkin.

Baca Juga :  MTQ ke-42 Tingkat Provinsi Kaltim Berakhir, Bontang Duduki Posisi ke Dua

Sementara itu terkait rendahnya partisipasi masyarakat, menurutnya karena banyaknya masyarakat yang lebih mendengarkan hoax daripada manfaat mengenai vaksin.

“Tentunya disini kita harus banyak memberikan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat,” kata Najirah.

Najirah berharap dengan vaksin ini dapat segera diselesaikan dengan baik dan memenuhi target sasaran maka tali rantai Covid 19 ini bisa cepat putus.

“Tetap selalu sosialisasikan protokol kesehatan dan selalu jaga kesehatan dalam menghadapi pandemi ini,” tuturnya. (*)

  • Bagikan