DPD HMSI Sumut Gelar Penyuluhan Koperas. Unggul: Perlu Pegelolaan Secara Profesional

  • Bagikan

MEDAN – DPD HMSI Sumatera Utara, Kamis (10/9/20) kemarin gelar kegiatan penyuluhan tentang Koperasi guna pembentukan Koperasi Produsen Hasta Mandiri Sejahtera Indonesia.

Acara penyuluhan ini dihadiri oleh Ketua DPD HMSI Sumut, Yuri Subandi, Ketua Panitia penyuluhan, Khairuddin Nasution sekaligus Wakil Ketua DPD HMSI Sumut Bidang  Ekonomi, Program Kerja, UMKM dan UKM, Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi UMKM Sumut Drs Unggul Sitanggang serta, Jujur Pardosi dan Jhon F Lumban Raja.

Ketua panitia penyuluhan Khairuddin Nasution menyampaikan terimakasih kepada Tim Penyuluh dari Dinas Koperasi UMKM Sumut dan seluruh peserta yang begitu antusias mengikuti acara penyuluhan tersebut.

Baca Juga :  Pengamat Dorong DPP Golkar Berhentikan Doli

“kami berterimaksih kepada Tim dari Dinas Koperasi UMKM yang telah memberikan paparan tentang koperasi dan juga kepada seluruh peserta, yang semula kami hanya memperediksi 20 orang ternyata berdasarkan isi absensi ada sekitar 35 orang,” kata Khairuddin.

Dikesempatan yang sama Ketua DPD Himpunan Masyarkat Soeharto Indonesia (HMSI) Sumut, Yuri Subandi, mengatakan. Tujuan KP HMSI ini bukan sebagai wadah kesejahteraan dan kemakmuran pengurus, yang juga anggota koperasi. Tetapi juga untuk, pencinta HMSI ataupun masyarakat  yang ingin sejahtera dalam naungan KP HMSI.

“Insya Allah pengurus KP HMSI akan bekerja profesional, tranparan, akuntabel dan akan mengggunakan sistem pencatatan yang lengkap sesuai undang-undang perkoperasian,” katanya.

Baca Juga :  Direktur Eksekutif LIPPSU: Menyayangkan 80% Lurah Kota Medan Bermental Korup dan tak perduli nasib masyarakatnya

Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi UMKM,  Drs Unggul Sitanggang, mengungkapkan, keinginan KP HMSI dapat terwujud jika ada dukungan dari pengurus dan managemen perkoperasian yang profesional, akuntabel dan sesuai dengan undang- undang koperasi yang berlaku dewasa ini.

Dia memaparkan problem koperasi selama ini adalah pengurus yang tak profesional, selalu berharap bantuan, dan pembukuan yang tak benar.

Kemudian, tidak konsistennya laporan untuk Rapat Anggota Tahunan maupun laporan berkala ke instansi terkait. “Itu semua adalah beberapa problem koperasi yang masih ada dalam kenyataannya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Waspadai Money Politic, Team A'SRI bentuk Satgas Jaga Kampung

Untuk itu, Unggul berharap agar KP HMSI bisa belajar dari problem-problem itu, sehingga ke depannya  jadi salah satu koperasi yang sehat, unggul dan benar benar mampu mensejahterakan anggotanya.

Unggul juga menjelaskan, perkembangan koperasi semasa Pak Harto (Presiden kedua RI) begitu pesat.

“Ketika itu saya masih camat. Saya yakin KP HMSI tentunya akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa berkembang dengan baik,” harapnya.

Apalagi, tandasnya, ada sosok teladan tentang perkoperasian yang menjadi panutan, yaitu almarhum Pak Harto. (AGP)

  • Bagikan