Difference between warrior and mercenaries (perbedaan antara pejuang dan tentara bayaran)

  • Bagikan

Senapan serbu meletus, tabuh genderang perang samar-samar terdengar, para pejuang melawan dan mempertahankan hal yang di perjuangkan yaitu kemenangan. Sepenggal cerita pada zaman pejuang memperebutkan kemerdekaan republik tercinta ini.

Pada zaman kekaisaran jepang pun tidak jauh berbeda ketika samurai dengan loyalitas tanpa batas membela kekaisaran jepang melawan ronin yang memilih untuk berjuang demi kepentingan harta tahta dan wanita, seorang kesatria sejati yang digambarkan oleh sebuah pengorbanan luhur demi membela kepentingan yang lebih besar.

Baca Juga :  Partisipasi Rakyat, Kunci Pemberantasan Korupsi

Zaman-zaman tersebut telah kita lewati dan menuliskan sejarah yang hingga hari ini bisa kita pelajari dan menjadikannya panutan dalam hidup kita. Perilaku kita sehari-hari dalam kehidupan sosial budaya, jika hanya hidup untuk kepentingan individu, apakah kita masih bisa dianggap sebagai seorang kesatria?

Jawaban tersebut bisa menggambarkan berada dimana kita sebenarnya, apakah pejuang (warrior) ataukah tentara bayaran (mercenaries).

Baca Juga :  Bagaimana KPU Kukar Sikapi Surat Rekomendasi Bawaslu RI, Soal Pelanggaran Cakada ?
  • Bagikan