banner 728x90

Dewan Sebut Polemik Lahan di Bontang, Buat Investor Menjauh

  • Bagikan
Amir Tosina Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu (006)
banner 728x90

BONTANG – Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina meminta agar pemerintah menyelesaikan sengketa lahan yang kerap masih muncul di Bontang. Pasalnya, hal ini dinilai mengganggu iklim investasi.

Menurut Amir Tosina, polemik lahan kerap muncul saat proses pembangunan sebuah proyek. Kendala  seperti ini, kerap membuat investor enggan data ke Kota Bontang. Hal ini tentu dinilai mengkhawatirkan. Amir Tosina berpendapat, jika hal ini terus terjadi, Bontang akan segera ditinggal calon investor.

Baca Juga :  Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus : Tampilkan Aplikasi Akses Kuota Internet Gratis Kemdikbud

“Maka dari itu dalam rapat ini kami tekankan, apabila ada masyarakat yang bersengketa lahan dengan perusahaan tolong lah segera diselesaikan baik-baik,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Bontang, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Amir Tosina mendorong agar kedepan,  jika terdapat pihak yang mengklaim sebuah lahan, perlu melampirkan bukti-bukti yang jelas. Hal ini agar tak ada keributan di kemudian hari.

Baca Juga :  Agus Haris Dorong Pengawasan Peredaran dan Penggunaan Narkoba Hingga Tataran RT di Bontang

Polemik lahan, juga dinilai akan menyebabkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) merosot. Oleh karena itu, ia tidak ingin lagi mendengar adanya sengketa lahan di Bontang.

“Bisa kita bayangkan bagaimana nasib Bontang 10 tahun kedepan, apalagi perusahaan seperti Badan LNG sudah mau tutup,” pungkasnya.

Selain persoalan lahan, Amir juga menyinggung soal perizinan. Dirinya meminta kepada pemerintah untuk tidak mempersulit izin para investor.

Baca Juga :  Dinas PUPR Siap Kerjakan Penanganan Banjir dan Perbaikan Jalan, Jika Anggarannya Siap

“Salah satu yang dikhawatirkan para investor adalah informasi yang mereka terima bahwa perizinannya dipersulit, jadi jangan dipersulit lah,” tandasnya. (006/Redaksi)

  • Bagikan