banner 728x90

Demonstrasi di Gedung KPU Kutim Kian Memanas. Aparat Kepolisian Bertindak Tegas

  • Bagikan
banner 728x90

SANGATTA – Suasana gedung KPU Kutim kian memanas. Hari kedua rapat pleno terbuka dan rekapitulasi suara Pilkada 2020 di penuhi oleh ratusan pendukung dan tim pemenangan salah satu paslon. Kamis (17/12/20)

Terlihat, orasi terus digelorakan mulai pagi hari hingga sore, suasana kian memanas. Koordinator lapangan mengintruksikan tim untuk terus maju.

Dalam kerumunan massa, aparat kepolisian bertindak tegas, tidak hanya menyemprotkan water cannon, namun juga menangkap tiga orang demonstran, termasuk salah satunya kordinator lapangan Aleks Bajo.

Baca Juga :  Pilkada Usai, Partai Golkar Kaltim Bergegas Beres-Beres

dalam orasinya Aleks menyebut tim ini tidak akan mundur jika keadilan yang diharapkannya pada pihak penyelengga tidak dikabulkan. Hingga pihaknya terus meminta masa untuk menerobos benteng kepolisian supaya dapat bermediasi dengan ketua KPU Ulfa J Farida.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Welly Djatmoko mengatakan pihak berwajib telah mengamankan tiga orang demonstran. Di mana ketiganya dianggap meresahkan aksi demo. Kini ketiganya telah digelandang ke Mako Polres untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Rapat Pleno Tingkat Kabupaten di Kutim Rampung. Ardiansyah-Kasmidi Peraih Suara Terbanyak

“Memang tadi sempat ribut, sekarang tiga orang itu dibawa ke Polres untuk ditangani Reskrim. Tapi masih kami dalami dulu kasusnya, apa lagi salah satunya orator juga melakukan pemukulan pada anggota,” jelasnya.

Dalam pengawasan dan pengawalan ketat disinyalir tidak hanya saat pelaksanaan pleno saja, namun tetapi pasca agenda ini, pihaknya juga akan melakukan patroli dan pengawalan ketat di sejumlah titik seperti Kantor KPU, gudang logistik hingga kediaman Ketua KPU Ulfa.(*)

Baca Juga :  HRS Tersangka, Waketum MUI: Hukum Harus Mendidik dan Tidak Mengusik Rasa Keadilan.
  • Bagikan