banner 728x90

Delapan Warga Bontang Terkonfirmasi Positif Covid-19

  • Bagikan
banner 728x90

JURNAL BONTANG – Tim Gugus Covid-19 Bontang kembali menginformasikan bahwa hari ini, Minggu (9/8/20) terjadi penambahan terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak delapan orang.

Dalam konferensi pers virtualnya, Kelapa Dinas Kesehatan (Diknas) Bontang, dr. Baharuddin mengatakan, angka penderita Covid-19 di Bontang hari ini bertambah delapan orang yang terkonversi positif kemudian disebut BTG-28, BTG-29, BTG-30, BTG-31, BTG-32, BTG-33, BTG-34 dan BTG-35.

Baharuddin merincikan, kasus BTG-28 merupakan laki-laki berusia 27 tahun. Merupakan karyawan disalahkan satu perusahaan di Bontang.

Baca Juga :  Pasang Kuda-Kuda Meski Belum Dilantik, Wali Kota Terpilih Bontang Tinjau Titik Lokasi Banjir

Riwayat pasien, BTG-28 sempat berobat di Samarinda dan menginap di hotel salyca. 24 Juli, bertemu dengan dokter spesialis penyakit dalam RSUD Abdul Wahab Syahrani (AWS). 26 Juli, kakak si pasien datang untuk menemani perawatan pasien di RSUD AWS.

Kemudian pada 28 Juli, kakaknya kembali mengunjungi pasien di rumah sakit untuk melakukan radiologi dan menginap di hotel seyiur. Dan pada 29 Juli, BTG-28 sempat mengunjungi keluarga di Samarinda Seberang ditemani kakaknya, kemudian pulang ke Bontang sore harinya menggunakan travel. Pada malam harinya, melakukan ravid test dan hasilnya non reaktif. Pada 30 Juli, BTG-28 terkena demam, kemudian pada 31 Juli dilarikan ke IGD untuk melakukan perawatan.

Baca Juga :  Rapat Bersama Tito Karnavian, Partisipasi Pemilu Di Bontang Meningkat

Lanjut pada (2/8) BTG-28 diambil swab, dan hari ini (9/8/20) hasil dikonfirmasi positif Covid-19. Sementara ketujuh pasien lainnya, yakni BTG-29 hingga BTG-35 merupakan laporan dari tim gugus Covid-19 perusahaan. Sehingga belum masuk dikonfirmasi oleh Tim Gugus Covid-19 Provinsi Kaltim. Namun Kadis Kesehatan ini sempat merincikan, jika BTG-30 hingga BTG-35 masih kontak erat dengan BTG-29

Baca Juga :  Sentra Gakumdu hentikan dugaan kasus pelanggaran kedua paslon

“Dengan adanya kasus BTG-29, dan ada kasus kontak erat yang positif juga, maka sudah terjadi kejadian transmisi lokal di Bontang. Dan perusahaan ini merupakan klaster baru di Bontang,” ujar Bahauddin. (*)

  • Bagikan