banner 728x90

Deklarasikan KAMI, Jendral Gatot : Yang Berniat Mengganggu KAMI Berhadapan Dengan Saya

  • Bagikan
banner 728x90

JURNAL JAKARTA – Mantan Panglima Jendral (Purn) Gator Nurmantiyo menyatakan siap menghadapi siapapun yang hendak menggangu jalannya deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Hal ini disampaikan Gatot ketika tokoh-tokoh KAMI mendeklarasikan gerekannya di Tugu Proklamasi dan disaat bersamaan ada unjuk rasa tandingan yang tidak menginginkan deklarasi KAMI berlangsung dengan aman. Apalagi heboh adanya bentuk intimidasi kepada para tokoh KAMI sebelum acara deklarasi berlangsung .

Dalam pidatonya Gatot dengan tegas menyatakan jika ada pihak yang mengganggu KAMI, maka dirinya yang pasang badan untuk gerakan yang telah dibentuknya.

“Ada yang berkaitan dengan hukum dari awal sampai akhir acara deklarasi ini berlangsung maka akan menjadi tanggung jawab saya,” ujarnya, di Jakarta, pada Selasa (18/8/20).

Baca Juga :  Tambah satu lagi obyek wisata Internasional di Banyuwangi diresmikan

Purnawirawan Jendral ini kemudian memaparkan bahwa bangsa kita cukup segalanya untuk menjadi negara yang besar, kita mempunyai rakyat 260 juta yang merupakan pasar domestik yang besar, maka harus dikelola dengan benar.

“Mari kita bersama sama memohonkan pertolongan kepada Allah untuk mempersatukan kita untuk melanjutkan perjuangan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjut Gatot dalam pidatonya.

Sementara, Rochmat Wahab menyampaikan keprihatinan nya terhadap bangsa ini, menurutnya ini semua akan menjadi pertanggung jawab kita bersama, dan ingat diakhirat kelak kita akan diminta pertanggung jawaban.

“Bagaimanapun kita harus bertanggung jawab terhadap Rakyat yang saat ini yang sedang menderita. Seperti kita tahu sudah merupakan ketetapan Allah memilih orang yang dipilihnya untuk berkumpul disini untuk melakukan perubahan,” ujar Rochmat Wahab dengan tegas.

Baca Juga :  Gus Miftah, Syekh Ali Jaber Punya Firasat sebelum Jadi Korban Penusukan

Lain halnya Din Syamsuddin yang pernah menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah menyatakan ini adalah deklarasi, deklarasi merupakan awal bukan akhir.

“Sebagaimana Sukarno dan Hatta memulai gerakannya disini, maka kita pun akan melakukan perubahan bangsa ini ke arah yang lebih baik dari sini juga,” lanjut Din Syamsuddin dalam orasi politiknya.

Lebih lanjut, Din Syamsuddin juga menegaskan bahwa ini merupakan gerakan moral berdasarkan kebenaran yang kita yakini, berdasarkan keadilan yang kita tegakkan, menegakkan kejujuran itulah yang disebut nilai-nilai moral.

Baca Juga :  Malam Perpisahan Pjs Bupati Kutai Timur. Jauhar: Terimakasih atas Support Masyarakat Kutim

“Untuk itu kami mengajak kita semua bergerak menegakkan moral tersebut. Bahwa gerakan moral tidak terlepas dari hiruk pikuk politik, namun politik kita adalah gerakan moral,” lanjutnya.

Diakhir, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa Hari ini KAMI tidak hanya dideklarasikan di Tugu Proklamasi Jakarta saja melainkan di beberapa daerah lainnya, seperti di Solo, Surabaya, Medan dan lainnya.

Bahkan, dilaksanakan juga di beberapa negara oleh tokoh-tokoh masyarakat Indonesia disana.

“Berkaitan dengan tanggung jawab kalau ada yang menganggu KAMI saya dan Rochmat Wahab tidak akan membiarkan Jendral Gatot bertanggung jawab sendiri, kamipun akan ikut bertanggung jawab,” pungkasnya. (PP/PMN)

  • Bagikan