banner 728x90

Bontang Harus Fokus Ekowisata

  • Bagikan
banner 728x90

BONTANG – Ketua Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kaltim bersama dengan tim Juri Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Dari Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, menyambangi Bontang untuk memberikan penilaian atas potensi pariwisata yang ada di Bontang.

Menurut Dian Rosita sebagai Ketua PUTRI Kaltim, Kekayaan laut dan alam yang masih alami, di Kota Bontang, dinilai menjadi potensi wisata yang menjanjikan. Bahkan, kota Taman ini didorong untuk lebih berfokus kepada ekowisata.

Ekowisata yang dimaksud, yaitu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Baca Juga :  Gelar Rapat Koordinasi, UPT Pasar Dihujani Banyak Interupsi

“Jujur ini pertama kali saya ke Bontang, berputar sedikit di Bontang, saya sudah dapat fokusnya. Saya optimis Parawisata Bontang bisa jadi besar,” kata Dian sapaanya, saat ditemui awak media, pada Kamis (22/10/20).

“Akhirnya saya tau, kenapa oang Samarinda suka ke Bontang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bontang perlu memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki. Mulai dari di sektor laut, sungai hingga tradisi yang masih terjaga di beberapa kelurahan yang ada.

Baca Juga :  Apresiasi Langkah Sigap Kemenlu Panggil Dubes Prancis

“Kalo kami liat, di Bontang ini, bisa besar di bagian ekowisata ya, kalo eko wisata itu kita enggak perlu buat mahal-mahal,” terangnya.

Selain kekayaan alam, keberadaan perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang, juga memiliki nilai lebih. Menurutnya dengan hal itu, usaha mendongkrak nilai Parawisata di kota ini, bisa lebih mudah

“Apalagi disini banyak CSR (Corporate social responsibility) saya yakin dengan bekerja sama hal ini pasti besar,” lanjutnya.

Baca Juga :  Resmi, Adi Darma dan Basri Rase Sah Jadi Calon Walikota dan Wakil Walikota Bontang

Namun, pariwisata bukanlah usaha yang dilakukan tanpa hambatan. Menurutnya, kedepan banyak hal yang perlu diperhatikan, paling utama kenyamanan pengunjung. Oleh karenanya, ia menyarankan agar Bontang harus lebih banyak menggandeng asosiasi pariwisata sebagai mitra untuk mengembangkan pariwisata.

“Agar bisa lebih strong lagi, bisa membuat paket bersama teman-teman hotel Samarinda. Mungkin flayer Bontang, bisa dititip di Samarinda,” harapnya. (*)
Editor : Redaksi

  • Bagikan