banner 728x90

Baznas Sumbar tambah 55 UPZ untuk Optimalkan potensi zakat

  • Bagikan
banner 728x90

PADANG – Badan Amal Zajat Nasional (Baznas) Sumatera Barat menambah 55 Unit Prngumpul Zakat (UPZ) hal ini dilakukan untuk meningkatkan penerimaan zakat simasa akan datang.

UPZ yang akan di tambah adalah UPZ Tuah Sakato yang dibentuk disejumlah Masjid yang tersebar di Sumatera Barat, sedangkan yang sembilan lagi dikhususkan untuk lingkungan Dinas Pendidikan.Ungkap H. Syamsul Bahri Khatib selaku Ketua Baznas Sumbar di saat pelantikan yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Selasa (25/8/20).

Baca Juga :  Tim Terpadu Razia Kafe dan Lokasi Hiburan di Mebidang

UPZ merupakan perpanjangan Baznas yang memiliki kekuatan hukum, untuk bertindak melakukan kegiatan pengumpulan zakat di daerah masing -masing. Ujar Syamsul Bahri

Zakat yang berhasil dikumpulkan kemudian dihimpun tentunya akan dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang diciptakan.

Syamsul menerangkan pengelolaan zakat jika dilakukan dengan optimal, produktif, amanah serta proses pengelolaan di menej yang baik dan dikontrol dengan baik juga, maka hasilnya adalah memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah minang yang kita cintai.

Baca Juga :  Masih terjadi peningkatan Kasus Covid-19 di Padang Panjang

Kami sangat berharap, pengurus UPZ dapat bekerja secara amanah, transparan, dan profesional serta meningkatkan kesadaran umat untuk berzakat melalui amil zakat. Dengan demikian akan tercipta maksimalisasi peran zakat dalam menanggulangi kemiskinan melalui sinergi dan koordinasi dengan lembaga terkait. Ujarnya

Sementara Gubernur Sumbar, Iwan Prayitno dalam sambutannya menyatakan UPZ merupakan ujung tombak dalam pengumpulan zakat dan memiliki peran penting untuk mewujudkan optimalisasi pengelolaan Zakat.

Baca Juga :  Serius Menangani COVID 19 Pemprov DKI Jakarta rekrut 1000 tenaga kesehatan

UPZ juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat, dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk UPZ Baznas, niscaya kemiskinan bisa dientaskan di Sumbar. Tegas Iwan Prayitno (DNS)

  • Bagikan