Basri : Rumah Kreasi Milenial adalah Solusi Tepat Bagi Generasi Muda Bontang

  • Bagikan

“Program rumah kreasi milenial bertujuan mendorong peningkatan kualitas Industri kreatif bagi kaum muda menuju era digitalisasi”

BONTANG — Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak di beberapa daerah tinggal menghitung hari. Saat ini masing-masing paslon telah menentukan visi-misi dan rencana program kerjanya.

Seperti halnya di Bontang. Ada dua Paslon yang sedang berkompetisi menuju kursi nomor satu di Pemerintahan Kota Bontang, 2021-2024.

Pasangan nomor urut satu, Basri Rase – Najirah mengagas program pengembangan industri kreatif bagi kaum milenial.

Baca Juga :  Disperindag Kutai Timur. Aksi subsidi Het LPG 3 kg di Masa Pandemik Covid 19

Program rumah kreasi milenial sengaja dibentuk untuk mendorong peningkatan kualitas industri kreatif.

ilustrasi industri digital yang kini banyak digemari bagi kaum muda sebagai bisnis masa depan yang menjanjikan.

Kata Basri, saat ini peluang usaha dari industri kreatif sangat menjanjikan. Sudah banyak orang-orang yang menggeluti bisnis terbukti berhasil dan layak menjadi profesi.

“Kita optimis membangun SDM yang unggul, bisa bangun industri kreatif seperti sekolah konten kreator,” ucapnya, saat ditemui seusai menyapa milenial live streaming intagram, pada Minggu (29/11).

Baca Juga :  Pancasila Peradaban Tertinggi Bangsa Indonesia

Bukan hanya sekedar dalam proses pembinaan, tapi dirinya juga mendorong pembangunan Rumah Kreasi Millenial.

Nantinya, dalam satu wadah banyak dilakukan aktivitas pembinaan kaula muda dalam mengembangkan minat dan bakat yang ada dalam dirinya.

Jelas orientasinya nanti, akan dapat membantu dalam sisi finansial setiap kreator.

“Didalam sana anak-anak muda akan di didik. Pembinaan agar punya produk kreatif yang bisa bertarung di skala nasional, bahkan internasional,” terang Basri.

Baca Juga :  Penyidikan Kasus Korupsi PT Jasindo Terus Berjalan. KPK Panggil Empat Saksi Hari Ini

Potensi anak muda millenial menjadi konsentrasi Basri, ketika diberikan amanah memimpin Bontang 4 tahun ke depan.

Menurutnya, anak muda merupakan investasi. Bagi daerah yang ingin serius memajukan Kota nya.

“Anak muda itu emas, jika tidak diberikan tempat terbaik. Maka tidak memberikan dampak yang baik bagi daerahnya,” tutupnya. (*)

  • Bagikan